Connect With Us

Wanita Ini Tewas Berlumuran Darah di Kontrakan Ciledug

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 23 Juni 2019 | 18:51

Seorang wanita paruh baya ditemukan tewas dengan darah bercucuran di ruang kamar kontrakannya di kawasan Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Minggu (23/6/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Wanita paruh baya ditemukan tak bernyawa dengan darah yang berlumuran di ruang kamar kontrakannya di kawasan Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Minggu (23/6/2019).

Insiden penemuan mayat wanita yang belum diketahui identitasnya ini sempat menggegerkan warga sekitar. Pasalnya, seorang tetangga korban melihat lumuran darah dari dalam kontrakan yang ditempati korban. Kemudian warga yang takut langsung melapor ke RT setempat. 

Ketua RT 3/4, Tohir mengatakan, sekira pukul 14.40 WIB dirinya langsung bergegas mendatangi Mapolsek Ciledug untuk melaporkan temuan warga tersebut. Kata dia, tidak berselang lama petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi. .

BACA JUGA:

"Saya habis dapat laporan dari warga langsung ke Polsek dan tidak lama polisi datang ke TKP," ujarnya.

Menurut dia, saat petugas datang ke rumah yang tercium bau busuk ini, langsung dibuka bersama warga sekitar. Tak sedikit dari warga yang muntah akibat aroma tak sedap ini. 

"Pas dibuka sudah ada aliran darah hitam pekat dari mulut si ibu itu," ujarnya. 

Tohir sebagai Ketua RT mengaku tidak mengetahui identitas korban. Pasalnya semenjak empat bulan tinggal di lingkungan sekitar ia belum mendapatkan laporkan.

"Saya belum dapet laporannya. Warga sini aja tidak ada yang kenal sama dia, tapi memang dia dikenal ramah di lingkungan," ucapnya. 

Dia mengaku di kontrakan milik Suparman Saragi ini memang kerab diwarnai insiden tidak menyenangkan.

Namun begitu belum ada tindakan tegas dari aparat dan pemerintah sekitar. Kata dia pula, pemilik yang merupakan pensiunan guru itu jarang melihat ke kontrakan 10 pintu yang ia buat. 

"Jarang banget pemilik ke sini. Dari kejadian kontrakan dibakar sampai kontrakan digeledah kasus narkoba, dia tidak pernah datang," ucapnya. 

Sementara itu, Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto mengatakan korban tewas merupakan seorang pembantu rumah tangga. Dirinya menyebut wanita parubaya itu sudah 2 hari meninggal dunia. 

"Dugaan sementara meninggal akibat sakit, karena kita tidak menemukan tanda kekerasan di tubuhnya. Terus juga tadi saya sendiri yang buka dan kuncinya ada di dalam," kata dia di lokasi yang sama. 

Saat ini Kapolsek mengaku jenazah akan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi. Sementara itu pihak kepolisian akan memintai keterangan - keterangan saksi. 

"Kami akan periksa beberapa pihak untuk keterangan saksi saksi. Itu dia meninggal pembuluh darahnya pecah," tukasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill