Connect With Us

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas dalam Mobil di Serpong

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Juni 2019 | 15:13

Seorang pria paruh baya bernama Rasian, 59, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam mobil yang terparkir di depan Alfamart, wilayah Ruko Golden Viena, Jalan Kencana Raya, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (18/6/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria paruh baya bernama Rasian, 59, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam mobil yang terparkir di depan Alfamart, wilayah Ruko Golden Viena, Jalan Kencana Raya, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Selasa (18/6/2019). 

Saat ditemukan, korban berada di dalam mobil Honda HRV berplat nomor B-93-KFA yang terkunci dan dengan keadaan AC dan mesin mobil menyala.

Salah satu warga yang kebetulan mengenal korban, Mia, 45, menjelaskan, bahwa sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, korban sempat menghubunginya. 

"Sebelum ini, korban sempat menghubungi saya. Mengabari kalau dia ada di daerah BSD, mungkin karena rumah saya di sini, jadi menghubungi saya. Namun tak mengetahui tepatnya di mana," kata Mia saat di lokasi. 

Dilanjutkan Mia, saat ia hendak ke Alfamart sekitar pukul 13.00 WIB, dirinya terkejut melihat kendaraan milik temannya terparkir dalam keadaan terkunci rapat dan dengan mesin yang menyala.

"Ketika saya ingin ke Alfamart ternyata saya melihat mobilnya terparkir. Ketika saya ketok itu enggak ada respon, akhirnya saya panggil security yang ada di sekitar lokasi," imbuhnya.

Sementara itu, Ahmad Sholeh, 34, security yang dimintai pertolongan oleh Mia, mengatakan bahwa setelah dipanggil oleh rekan korban, dirinya langsung mencoba untuk membuka mobil yang terkunci tersebut. 

"Ditelpon oleh temannya enggak diangkat, diketok kacanya enggak respon, digoyang dengan minta bantuan pengemudi gojek enggak ada respon," bebernya. 

Maka dari itu, Sholeh berinisiatif untuk menghubungi Binamas sekitar untuk membantu membuka mobil tersebut yang membutuhkan waktu sekitar satu jam.

"Jadi Binamas yang dibongkar.  Ketika dibuka sudah tak ada nyawanya, dalam keadaan bersandar di bagian belakang," tuturnya. 

Sholeh menambahkan, bahwa korban ditemukan seorang diri tanpa ada penumpang lain. Atas penemuan tersebut, pihak Kepolisian Sektor Serpong langsung bergegas untuk mengevakuasi dan mengidentifikasi korban.

Saat ini, korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang untuk selanjutnya dilakukan otopsi.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill