Connect With Us

Pencurian di Tangerang, 2 Pria Ini Duel Hingga Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 13 Juni 2019 | 20:02

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim saat diwawancarai di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (13/6/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polisi mengungkap motif kasus pembunuhan yang terjadi menjelang Lebaran di Kavling Deplu Adam Malik, Cipadu Jaya, Larangan, Kota Tangerang, Minggu (2/6/2019) lalu 

Peristiwa tersebut menewaskan dua pria berinisial FA, 16, dan RS, 27, serta seorang wanita berinisial T, 40, yang kini masih kritis akibat luka tusukan.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengungkapkan, motif kasus peristiwa tersebut adalah dugaan pencurian yang pelakunya adalah RS.

"Jadi hasil olah TKP, kita temukan bahwa terindikasi ini kejadian percobaan pencurian. Yang mana ditemukan indikasi mulai dari pintu dicongkel, pagar terbuka," ujarnya kepada TangerangNews di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (13/6/2019).

Kata Abdul, RS dalam peristiwa itu berupaya mencuri namun kepergok T, pemilik rumah yang sedang menyiapkan hidangan sahur di dapur pukul 02.00 WIB.

Setelah kepergok, RS pun mengambil pisau kemudian digunakan untuk menusuk perut T. Kemudian, T berteriak. RS pun panik.

Sementara, FA, anak T, terbangun dari tidurnya dan langsung menghadang RS yang mencoba melarikan diri.

Akibat kejadian itu, RS dan FA pun tewas karena saling tusuk. Sementara T hingga kini masih kritis.

"Sehingga terjadi perkelahian yang mengakibatkan dua-duanya meninggal dunia. Jadi mereka duel," ucapnya.

Abdul menuturkan meski saksi kunci yakni T masih belum dapat diminta keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit, namun ia menduga kuat bahwa RS adalah pencuri yang beraksi sendirian.

Hal itu, lanjut Abdul, berdasarkan fakta-fakta olah tempat kejadian perkara seperti hasil rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi atau warga sekitar. Dugaan itu juga semakin kuat karena RS memiliki catatan kriminal.

"Dengan fakta-fakta yang kita temukan, kita sudah menduga bahwa ini upaya pencurian dan juga latar belakang pelaku yang meninggal ini sering berbuat masalah. Ada catatan kriminal, seperti beberapa kali ketahuan mencuri," tukasnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Banjir Rusak 50 Titik Jalan di Kabupaten Tangerang

Banjir Rusak 50 Titik Jalan di Kabupaten Tangerang

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:46

Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Selasa, 3 Februari 2026 | 08:52

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill