Connect With Us

Kawanan Pencuri di Alam Sutera Ngaku Sumbangkan Hasil ke Anak Yatim

Yudi Adiyatna | Senin, 14 Januari 2019 | 19:00

Para tersangka pencuri spesialis rumah mewah di Komplek Onyx, Alam Sutera, Tangsel saat dihadirkan dalam Pers Conference di Lobby Mako Polres Tangerang Selatan, pada Senin (14/01/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pencuri spesialis rumah mewah yang babak belur habis di hajar warga saat melakukan aksinya di Komplek Onyx, Alam Sutera, Tangsel pada Kamis (10/01/2019), telah diamankan kepolisian.

Mereka mengaku hasil curiannya untuk  para anak yatim yang disalurkan lewat Rumah Yatim. Hal tersebut dikatakan oleh salah satu tersangka bernama Aam Abdul Rizik, 34, saat dihadirkan dalam Pers Conference di Lobby Mako Polres Tangerang Selatan, pada Senin (14/01/2019).

"Hasilnya untuk disalurkan ke Rumah Yatim," jelas Aam. 

Mendengar tanggapan tersebut, Kasat Reskrim Tangsel, AKP Alexander Yurikho langsung membantah, menurutnya itu hanya omong kosong. 

"Namanya juga pelaku, sudah terbukti salah. Jadi mereka asal ngomong saja," jelas Alex. 

Empat kawanan pencuri tersebut beraksi dengan membagi tugas masing-masih dengan rapih. Dengan pembagian sebgai berikut, Riski Pratama, 29, sebagai supir mobil mewah. Ono Carsono, 29, sebagai eksekutor dengan mencongkel akses rumah dan mengambil barang, Aam Abdul Rizik, 34, sebagai eksekutor dengan memilih rumah yang menjadi sasaran dan Nurhayati, 30, sebagai pelaku yang berpura-pura menjadi tamu.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill