Connect With Us

Spesialis Pencuri Laptop Sekolah di Tangerang Ditembak

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 21 Desember 2018 | 18:00

Kedua pelaku spesialis pencuri barang elektronik di kantor sekolah di Tangerang berhasil diamankan pihak kepolisian di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (21/12/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Polisi meringkus dua spesialis pencuri barang elektronik yang kerap menyasar kantor sekolah di Tangerang. Satu di antaranya dilumpuhkan dengan cara ditembak bagian kakinya.

Para pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian tersebut diketahui berjumlah tiga orang. Namun selain Ramos, 27 dan Iwan, 31, Joni masih buron.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, para pelaku tersebut terakhir kali melancarkan aksi pencuriannya di kantor SMPN 1 Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Jumat, (14/12/2018).

Menurutnya, suasana sekolah yang sepi dimanfaatkan pelaku untuk mencuri. Modus yang diterapkan pelaku adalah mengalihkan perhatian penjaga sekolah agar kawanan ini bisa membobol jendela kantor sekolah.

Aksi terakhir tersebut terekam kamera pengintai. Hasil rekaman inilah yang menjadi dasar bagi polisi untuk meringkus para pelaku.

"Kelompok ini sasarannya adalah sekolah-sekolah dan kebetulan pada saat terjadi peristiwa itu terekam CCTV," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (21/12/2018).

Deddy menjelaskan, Ramos ditangkap di Kampung Buaran, Babakan, Kota Tangerang dan kaki kanannya dilumpuhkan petugas karena berupaya melawan. Sementara Iwan yang merupakan penadah diringkus di Lampung belum lama ini.

"Dari yang bersangkutan diperoleh barang bukti beberapa unit laptop dan unit ponsel hasil curian yang selama ini dilakukan oleh kelompok sindikat pencurian itu," jelasnya.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi bahwa jaringan ini telah melancarkan aksinya selama satu tahun terakhir. Mereka menyasar kantor-kantor sekolah di Tangerang.

"Memang terbiasa melakukan pencurian terutama pada jam-jam operasional sekolah di mana saatnya lalai para penjaga sekolah maupun guru, disitu mereka beraksi," ucapnya.

Selain kedua pelaku, polisi menyita 13 unit komputer jinjing, satu unit sepeda motor dan satu unit ponsel. Kini, para pelaku mendekam di tahanan Mapolres Metro Tangerang.

"Pasal yang dipersangkakan adalah pencurian dengan pemberatan dan pertolongan jahat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP dan 480 KUHP," imbuh Deddy.(MRI/RGI)

BANTEN
SPMB Banten 2026 Dipantau KPK, Inspektorat Pemprov Diminta Awasi hingga Rampung

SPMB Banten 2026 Dipantau KPK, Inspektorat Pemprov Diminta Awasi hingga Rampung

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:59

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan monitoring langsung terhadap penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Provinsi Banten.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TANGSEL
Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dijadwalkan akan mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri Tahap I untuk jalur domisili pada malam ini, Kamis, 26 Juni 2026, tepat pukul 21.00 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill