Connect With Us

Waduh! Mobil Hilang Ternyata Dicuri Adik Sendiri

Mohamad Romli | Kamis, 4 April 2019 | 15:00

Unit Jatanras Satreskrim Polres Lebak mengamankan seorang pria terduga pelaku kasus pencurian kendaraan roda empat. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Unit Jatanras Satreskrim Polres Lebak mengamankan seorang pria terduga pelaku kasus pencurian kendaraan roda empat. Ironisnya, setelah dilakukan penyeldikan oleh petugas, mobil yang dicuri tersebut milik kakaknya pelaku.

Kasus ini bermula saat Lisnawati, kehilangan mobil Daihatsu Luxio Nopol A-1113-AE. Ia kemudian melapor ke Mapolres Lebak. Menerima laporan kehilangan tersebut, petugas pun kemudian melakukan penyelidikan.

"Setelah kami lakukan penyelidikan, kemarin kami menemukan mobil tersebut dan menangkap terduga pelaku di Jalan KH Atim, Kampung Kebon Kopi, RT 01/03, Keluraran MC Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak," ungkap kanit 1 Jatanras Satreskrim Polres Lebak, Ipda Putu Ari Sanjaya Putra kepada awak media, Kamis (4/4/2019).

Ternyata, setelah memberikan kabar kepada korban terkait identitas terduga pelaku, korban pun langsung syok, karena pelaku pencurian itu tak lain dari adik korban sendiri.

"Korban sempat tak percaya, ternyata terduga pelaku adalah adiknya sendiri," imbuhnya.

Sementara, Taufik melakukan aksinya dengan mudah, karena ia telah menggandakan kunci mobil tersebut.

"Modus kejahatannya terduga pelaku ingin memiliki dan menguasai mobil milik kakaknya dengan menduplikat kunci mobil tersebut. Seminggu setelah menduplikat kunci, tersangka membawa kabur mobil tersebut," beber Putu.

Kini, pelaku yakni M Taufik, 19, beserta barang bukti kejahatan tersebut diamankan di Mapolres Lebak. Pelaku pun terancam dijebloskan ke jeruji besi karena perbuatannya tersebut.

"Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan mengembangkan kasus ini," tukasnya.(MRI/RGI)

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill