Connect With Us

Jalan Gelap Disebut Jadi Penyebab Tewasnya Pemotor di Pamulang

Rachman Deniansyah | Jumat, 14 Juni 2019 | 08:46

Suasana tempat kejadian kecelakaan di Situ Sasak Tinggi, Pamulang, Kota Tangsel, Kamis (13/6/2019) malam. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kondisi jalan yang minim pencahayaan, disebut warga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan yang menewaskan Iqbal Pratama, 20, di Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangsel, Kamis (13/6/2019) malam. 

Diketahui, Iqbal yang merupakan pemuda asal Bengkulu tewas seketika setelah dirinya terjatuh dari motor, lalu terlindas truk tronton hingga mengalami luka berat di kepala.

Suasana tempat kejadian kecelakaan di Situ Sasak Tinggi, Pamulang, Kota Tangsel, Kamis (13/6/2019) malam.

Saat TangerangNews berada di lokasi kejadian, salah satu warga bernama Bayu, 28, mengatakan bahwa salah  faktor terjadinya kecelakaan tersebut diduga karena kondisi jalan yang gelap.

"Kalo menurut saya, minin pencahayaan," kata Bayu saat berada di lokasi. 

Dari pemantauan di lokasi, tidak terlihat sama sekali lampu penerangan jalan sekitar lebih dari 500 meter. Terhitung mulai dari pertigaan di wilayah Sasak yang menghubungkan Jalan Bambu Apus, Jalan Otista dan Pajajaran hingga ke arah pacuan kuda yang terletak di jalan yang sama, Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangsel.

Bayu yang juga sebagai pengemudi Ojek Online mengaku bahwa kondisi jalan tersebut memang sangat berbahaya, terlebih bagi pengguna sepeda motor. 

"Saya sering lewat sini, memang ngeri lewat sini karena gelap, apalagi kalau matanya tidak awas (rabun)," pungkasnya. 

Senada dengan pernyataan Bayu, salah satu warga lainnya yang juga sering melintasi lokasi tersebut, Andika, 34, membenarkan kondisi jalan yang gelap tersebut sangat berbahaya, terlebih karakteristik pemotor yang suka menyalip. 

"Memang sangat berbahaya, apalagi kalau di sini, orang yang membawa motor pasti suka menyalip," tukasnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill