KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kondisi jalan yang minim pencahayaan, disebut warga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan yang menewaskan Iqbal Pratama, 20, di Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangsel, Kamis (13/6/2019) malam.
Diketahui, Iqbal yang merupakan pemuda asal Bengkulu tewas seketika setelah dirinya terjatuh dari motor, lalu terlindas truk tronton hingga mengalami luka berat di kepala.

Saat TangerangNews berada di lokasi kejadian, salah satu warga bernama Bayu, 28, mengatakan bahwa salah faktor terjadinya kecelakaan tersebut diduga karena kondisi jalan yang gelap.
"Kalo menurut saya, minin pencahayaan," kata Bayu saat berada di lokasi.
Dari pemantauan di lokasi, tidak terlihat sama sekali lampu penerangan jalan sekitar lebih dari 500 meter. Terhitung mulai dari pertigaan di wilayah Sasak yang menghubungkan Jalan Bambu Apus, Jalan Otista dan Pajajaran hingga ke arah pacuan kuda yang terletak di jalan yang sama, Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangsel.
Bayu yang juga sebagai pengemudi Ojek Online mengaku bahwa kondisi jalan tersebut memang sangat berbahaya, terlebih bagi pengguna sepeda motor.
"Saya sering lewat sini, memang ngeri lewat sini karena gelap, apalagi kalau matanya tidak awas (rabun)," pungkasnya.
Senada dengan pernyataan Bayu, salah satu warga lainnya yang juga sering melintasi lokasi tersebut, Andika, 34, membenarkan kondisi jalan yang gelap tersebut sangat berbahaya, terlebih karakteristik pemotor yang suka menyalip.
"Memang sangat berbahaya, apalagi kalau di sini, orang yang membawa motor pasti suka menyalip," tukasnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polres Metro Tangerang Kota memperketat pendampingan terhadap para pelajar di wilayah hukumnya melalui optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai "Bapak Asuh".
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews