Connect With Us

Gadis Tewas Terikat di Legok Warga Tigaraksa

Yudi Adiyatna | Sabtu, 22 Juni 2019 | 16:20

Tampak mayat Seorang gadis muda ditemukan disemak semak di Kampung Kebon Baru, RT 01/01, Desa Babat, Kecamatan Legok. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Tim Vipers Polres Tangsel berhasil mengungkap identitas gadis yang ditemukan tewas di Kampung Kebon Baru, RT 1/1, Desa Babat, Kecamatan Legok kemarin.

Keberhasilan polisi mengungkap identitas korban, kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, setelah pihaknya menyebar sketsa wajah korban.

"Korban adalah saudari FSL, usia 17 tahun," kata Alex, Sabtu (22/6/2019).

Baca Juga :

Korban yang memiliki ciri-ciri tinggi badan kurang lebih 150 centimeter, Rambut hitam sebahu lurus, kulit putih adalah warga Kampung Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Setelah dilakukan otopsi, polisi juga memastikan jika korban tewas dibunuh, karena didapatkan tanda bekas kekerasan.

Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka, diantaranya lecet pada dahi, pipi kiri, leher kanan dan kiri, serta memar pada bibir atas. Juga terjadi resapan darah pada otot leher kanan dan kiri, otot dada setinggi tulang selangka dan pada kulit kepala bagian dalam sisi kiri.

"Hasil otopsi menyatakan tidak ada bekas aktifitas seksual, korban meninggal akibat kekerasan tumpul pada leher yang menyumbat jalan nafas sehingga terjadi mati lemas," jelas Alex.

Kini pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap pelaku kejahatan keji itu.

Diketahui, korban pertama ditemukan dalam kondisi telungkup oleh warga yang melintas saat hendak berangkat kerja, Jumat (21/6/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban yang mengenakan celana panjang berwarna merah muda dan kemeja berwarna cokelat itu saat ditemukan dalam kondisi mengenakaskan, karena kaki dan tangannya terikat tali rapia. Selain itu, dileher korban juga terdapat tali dan kain cokelat yang diduga digunakan pelaku mencekik leher korban hingga tewas.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill