Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya mendorong publikasi kampung tematik dan potensi wilayah yang ada di sejumlah kecamatan.
Salah satunya, memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dengan memberikan pembinaan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Berlokasi di Kampung Makarya, Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, para peserta yang berasal dari perwakilan tiap kelurahan di kecamatan tersebut, diajarkan cara membuat vlog (video blog), Kamis (8/8/2019).
BACA JUGA:
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Infomasi Kota Tangerang (Diskominfo), Indri Astuti, mengatakan pembinaan ini melibatkan relawan TIK, mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) dan Komunitas Mahasiswa Sistem Informasi (Komasi) dalam memberikan materi cara publikasi lewat media sosial.
"Para peserta yang berjumlah 50 orang diajarkan cara membuat video yang baik, cara mengedit dan mengunggah ke media sosial. Supaya mereka bisa mempromosikan kampung tematiknya sendiri," katanya.
Indri mengatakan, untuk mengefektifkan pelatihan kepada para peserta yang kurang familiar dengan TIK maupun media sosial, pihaknya memberikan cara yang paling mudah, simpel dan mudah dimengerti.

"Langkah yang paling mudah editing lewat HP lalu mempublikasikannya ke Youtube. Kita pilih vlog karena ini yang sedang trend. Paling tidak Ini langkah awal mereka berani membuat video untuk publikasi," jelasnya.
Lurah Larangan Selatan, Alfredo Indatno, mengaku, warganya sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dengan ilmu baru yang didapat, pihaknya bersama warga akan lebih giat mempublikasikan kampung tematik.
"Apalagi nanti tanggal 27 Agustus akan ada kunjungan dari tiga provinsi untuk melihat kampung tematik yang ada di Kecamatan Larangan. Tentu kita akan gencarkan publikasi dan membuat inovasi baru," jelasnya.
Dia menyebutkan, di Kecamatan Larangan sendiri ada beberapa kampung tematik, diantaranya Kampung Batik dan Makarya di Larangan Selatan, Kampung Abon Lele di Kelurahan Kreo, Kampung Anak di Larangan Utara dan Kampung Kereta Bersinar di Kreo.
"Kita juga punya produk yang punya potensi untuk dikembangkan, seperti batik bertema Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), permen jahe, wedang jahe, sambel cabe yg dipopulerkan ibu-ibu kader dan pot kembang dari ban mobil," katanya.
Ketua LPM Kelurahan Kreo, Mudilih, mengaku, berterima kasih kepada Dinas Kominfo Kota Tangerang yang telah memberikan ilmu dan juga motivasi untuk publikasi kampungnya.
"Kita bangun kampung tematik ini bersama-sama, jadi akan terus kami kembangkan. Apalagi ada kegiatan yang menjadikan warga tambah inovatif lagi," tuturnya.(ADV)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews