Connect With Us

DPRD Dorong Pemkot Tangerang Tingkatkan PAD

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 9 September 2019 | 19:27

Anggota DPRD Kota Tangerang dari Partai Nasdem Anggiat Sitohang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami dorong peningkatan PAD untuk dijadikan konsentrasi karena kami anggap infrastruktur 90 persen sudah selesai," ujar Anggiat Sitohang, Anggota DPRD Kota Tangerang kepada TangerangNews, Senin (9/9/2019).

PAD Kota Tangerang pada 2019 dianggarkan Rp2,195 Triliun. PAD itu berasal dari sektor pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan umum, parkir, swasta, dan PBB-BPHTB.

Besaran angka tersebut dinilai Anggiat belum tercapai. Padahal, sektor-sektor tersebut berpotensi dapat meningkatkan PAD sehingga harus dioptimalkan.

"PAD kita terbesar masih didominasi dari PBB dan BPHTB. Sedangkan retribusi hotel di kita menurun," katanya.

Baca Juga :

Anggiat menuturkan, masih banyak sektor-sektor PAD di Kota Tangerang yang belum tergali. Salah satu yang disorotinya adalah sektor retribusi dari perparkiran. 

"Contohnya parkir yang enggak bisa dikendalikan. Padahal di kota ini kendaraan dan otomatis kantung parkir banyak. Tapi kenapa PAD dari retribusi parkir tidak naik-naik?" jelasnya.

Selain itu, PAD dalam sektor pajak air tanah juga turut disorotinya. Pasalnya, sejak 2014 silam, sektor ini menyusut.

Ia menuturkan, Kota Tangerang merupakan kota seribu industri. Namun, para pengusaha industri menunaikan pajaknya di DKI Jakarta, bukan di Kota Tangerang.

Sehingga, kata dia, Kota Tangerang harus mendapat bagian PAD dalam sektor industri tersebut karena secara teritori pabrik-pabriknya berada di Kota Tangerang.

"DPRD juga berharap pengusaha industri kalau berbisnis di Kota Tangerang NPWP-nya (Nomor Pokok Wajib Pajak) di sini biar kita merasakan manfaatnya," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Selasa, 22 September 2026 | 22:27

Kasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

NASIONAL
Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Selasa, 22 September 2026 | 14:16

Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill