JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:26
Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
TANGERANGNEWS.com—Pada Selasa (3/9/2019), merupakan hari perdana para anggota DPRD Kota Tangerang untuk masa bakti 2019-2024 bekerja menjadi wakil rakyat setelah dilantik.
Berdasarkan informasi para pegawai Sekretariat DPRD Kota Tangerang, sejumlah wakil rakyat yang merupakan wajah baru di parlemen tersebut sudah berdatangan ke gedung DPRD Kota Tangerang sedari pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, wajah-wajah baru yang berdatangan tersebut di antaranya Theresia Megawati Wijaya, Andri Permana dan Rusdi Alam. Selain itu, wakil rakyat inkumben seperti Mulyadi, Anggiat Sitohang, dan Suparmi juga tampak hadir.
Mereka langsung masuk ke ruang-ruang komisi dan fraksi. Aktivitasnya berinteraksi dengan para pegawai Sekretariat DPRD Kota Tangerang. Mereka juga sudah mulai melakukan rapat-rapat kecil.
Baca Juga :
Anggota DPRD Kota Tangerang Anggiat Sitohang mengatakan belum ada agenda-agenda kedewanan pada hari perdana berdinas setelah dilantik ini.
"Memang masih belum ada aktivitas full, ya," ujarnya kepada TangerangNews.
Menurut Politisi Partai Nasdem ini, para wakil rakyat masih disibukkan dengan rapat-rapat internal, yaitu pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).
Ia menambahkan, agenda kedewanan akan mulai aktif pada Oktober 2019 atau setelah DPR RI dilantik.
Sebab, mesti harus menunggu terbitnya Undang-undang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dewan Perwakilan Daerah atau UU MD3.
"Kemungkinan baru akan aktif Oktober setelah pelantikan DPR RI karena kaitan dengan UU MD3," pungkasnya.(RMI/HRU)
Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) menyebut sebanyak 40 perusahaan yang bergerak di sektor baja yang ada di Indonesia melakukan pengemplangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sejak tahun 2016.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews