Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com—Tak hanya DKI Jakarta. Kota Tangerang juga akan menerapkan kebijakan Electronic Road Pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar elektronik.
Menurut Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang Andhika Nugraha, pihaknya telah membahas lokasi sistem jalan berbayar di Kota Tangerang.
Ia mengatakan, sistem jalan berbayar akan berada di wilayah timur, yaitu di Jalan HOS Cokroaminoto, Ciledug, Kota Tangerang.
"Ya, berdasarkan hasil pembahasan jalan berbayar rencananya di Jalan HOS Cokroaminoto," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (13/9/2019).
Namun begitu, Andhika belum dapat menjelaskan secara rinci kapan kebijakan itu direalisasikan. Sebab masih dalam pembahasan Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ).
"Ke depan pembahasannya ada di BPTJ, ya," katanya.
Baca Juga :
Kebijakan jalan berbayar diatur dalam Peraturan Presiden No 55/2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek. Dalam peraturan itu, semestinya jalan berbayar ini sudah direalisasikan sejak 2018 dan paling lambat 2029.
Kebijakan tersebut bertujuan mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Tangerang menuju Jakarta atau pun sebaliknya. Sebab, pengguna mobil pribadi di kawasan Tangerang terus bertambah bahkan jumlahnya tidak terkendali.
Jalan HOS Cokroaminoto merupakan akses jalan perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta Selatan. Di Jalan HOS Cokroaminoto ini kerap terjadi kemacetan karena padatnya kendaraan, apalagi di jam-jam sibuk.(RMI/HRU)
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGBek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews