Bocah Perempuan di Cipondoh Diduga Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku
Senin, 4 Mei 2026 | 21:19
Jagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com—Sejumlah kelompok pelajar asal Kota Tangerang diamankan polisi setelah mengikuti aksi demonstrasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, para pelajar asal kota berjuluk Akhlakul Karimah ini lebih baik menjalani aktivitas pembelajaran dibanding mengikuti aksi unjuk rasa.
"Jadi kita berharap untuk anak-anak pelajar lebih konsentrasi kepada pelajaran," ujar Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/9/2019).
Arief menuturkan, Pemerintah Kota Tangerang telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun kelurahan, untuk mengajak kelompok-kelompok masyarakat dalam menjaga proses demokrasi dengan baik.
BACA JUGA:
"Makanya jangan sampai ada kerusuhan demokrasi yang harusnya menyampaikan aspirasi dengan baik, tapi ada terprovokasi sehingga menimbulkan kerugian," ucapnya.
"Bagimanapun kita semua sama-sama ingin membangun Indonesia lebih baik lagi," imbuhnya.
Arief tak melarang kelompok masyarakat dari unsur manapun yang ingin menyampaikan aspirasi.
Namun menurut dia, proses demokrasi di Indonesia justru berujung rusuh tanpa mengedepankan asas musyawarah.
Sehingga, Arief mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tetap menahan diri.
"Saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk mampu menahan diri dan bisa menyuarakan harapannya, keinginannya, berkaitan dengan beberapa aturan-aturan ini dengan cara-cara yang tetap baik dan elegan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGJagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews