Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com—Puluhan pelajar SMA/SMK yang hendak maupun telah ikut aksi demonstrasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta diamankan polisi di sekitaran Tangerang.
Setelah dimintai keterangan, para pelajar tersebut sebagian besar tidak mengetahui tujuan aksi unjuk rasa.
"Nggak, nggak tahu (tujuannya)," kata AD, pelajar asal Kabupaten Tangerang di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (26/9/2019) dinihari.
BACA JUGA:
Para pelajar mengaku turut serta dalam demonstrasi hanya ingin ikut-ikutan. AD mengaku, tidak ada ajakan dari pihak orang tua maupun sekolah untuk ikut aksi.
Ia juga menyebut, ajakan aksi unjuk rasa tersiar dalam media sosial. "Ajakannya dari medsos, lihat Instagram. Share-share di medsos," ungkapnya.


AD pun mengatakan, tidak mengetahui pembuat poster-poster yang dibawa kelompok pelajarnya ini untuk dipampang di depan gedung DPR RI.
"Nggak tahu juga. Saya mau pulang. Nggak mau ikut lagi," tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim menduga ada pihak-pihak yang menggerakkan para pelajar ini untuk ikut aksi demonstrasi.
"Mereka tahunya dari media sosial tapi kita akan dalami sumbernya dari mana. Karena tidak mungkin hanya lewat medsos mereka tergerak," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKota Tangerang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional dengan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 yang diikuti oleh atlet-atlet dari 12 provinsi di GOR Nambo.
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews