Connect With Us

Ngaku Ikut-ikutan, Pelajar Tangerang Tidak Tahu Tujuan Demo

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 September 2019 | 11:38

Puluhan pelajar SMA/SMK yang ikut aksi demonstrasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta diamankan di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (26/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Puluhan pelajar SMA/SMK yang hendak maupun telah ikut aksi demonstrasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta diamankan polisi di sekitaran Tangerang.

Setelah dimintai keterangan, para pelajar tersebut sebagian besar tidak mengetahui tujuan aksi unjuk rasa.

"Nggak, nggak tahu (tujuannya)," kata AD, pelajar asal Kabupaten Tangerang di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (26/9/2019) dinihari.

BACA JUGA:

Para pelajar mengaku turut serta dalam demonstrasi hanya ingin ikut-ikutan. AD mengaku, tidak ada ajakan dari pihak orang tua maupun sekolah untuk ikut aksi.

Ia juga menyebut, ajakan aksi unjuk rasa tersiar dalam media sosial. "Ajakannya dari medsos, lihat Instagram. Share-share di medsos," ungkapnya.

AD pun mengatakan, tidak mengetahui pembuat poster-poster yang dibawa kelompok pelajarnya ini untuk dipampang di depan gedung DPR RI.

"Nggak tahu juga. Saya mau pulang. Nggak mau ikut lagi," tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim menduga ada pihak-pihak yang menggerakkan para pelajar ini untuk ikut aksi demonstrasi.

"Mereka tahunya dari media sosial tapi kita akan dalami sumbernya dari mana. Karena tidak mungkin hanya lewat medsos mereka tergerak," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill