Connect With Us

Turun Aksi, Ribuan Mahasiswa dari Ciputat Bertolak ke Gedung DPR

Rachman Deniansyah | Selasa, 24 September 2019 | 14:53

Ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta bertolak ke Senayan, Jakarya Pusat guna melakukan aksi tepat di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (24/9/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta bertolak ke Senayan, Jakarya Pusat guna melakukan aksi tepat di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (24/9/2019).

Mereka yang mengatasnamakan sebagai Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Jakarta ini terdiri dari berbagai organisasi intra dan ekstra di kampus tersebut.

"Kami terdiri dari sekitar 30 organisasi dan 1.250 mahasiswa menggeruduk Gedung DPR dengan membuat tagline 'Ciputat Menggugat'," ucap Koordinator Lapangan, Mufti Arif di UIN Jakarta, Jalan Ir H Juanda, Ciputat, Kita Tangsel, (24/9/2019).

BACA JUGA:

Menurut pantauan TangerangNews, sebelum berbondong-bondong berangkat ke Senayan, bersama-sama mereka berkumpul terlebih dahulu.

Tak lama kemudian, sang orator pun naik ke podium. Ribuan mahasiswa yang terkumpul itu dibakar semangatnya, sambil menyanyikan berbagai lagu dan sumpah mahasiswa.

"Kami kembali menggeruduk gedung DPR, sampai tuntutan kami dikabulkan. Bahkan, kita akan tetap menduduki gedung DPR sampai malam, ataupun sampai harus menginap," ungkap Mufti.

Ia menegaskan, aksi ini mereka lakukan lantaran terdapat kinerja para wakil rakyat yang dinilai telah melahirkan Undang-undang yang kontroversial, dan tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat.

"Yaitu isu kekerasan di Papua, kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) di Sumatera dan Kalimantan, disahkannya Revisi UU KPK oleh DPR 17 September kemarin, revisi KUHP yang diusulkan oleh pemerintah, revisi UU Agraria, dan lambatnya pengesahan RUU PKS," tuturnya.

Ia menegaskan, berbagai hal itu menjadi pukulan telak bagi mahasiswa yang kerap kali disebut sebagai agent of change (agen perubahan).

"Karena telah melepas sekat-sekat yang ada dan mengambil peran untuk merebut keberpihakan 

kepada masyarakat. Melihat bagaimana pemerintah mengambil keputusan beberapa waktu terakhir ini juga menunjukan ruang aspirasi dan wadah masyarakat kian dibatasi," katanya.

Ia menegaskan, permasalahan itu telah mendesak mahasiswa untuk turun ke jalan merebut ruang partisipasi demokrasi dari oligarki. 

"Kami menuntut untuk dibatalkannya rancangan RKUHP yang mengebiri rakyat, mendesak Presiden untuk menerbitkan Perppu untuk merevisi UU KPK yang baru saja disahkan dan menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menolak pasal-pasal problematis dalam RUU Pertanahan yang merupakan 

bentuk penghianatan terhadap semangat reforma agraria. Mendesak pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, menghentikan kriminalisasi aktivis di berbagai sektor, serta mendorong demiliterisasi di Papua.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

NASIONAL
Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior

Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior

Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:38

Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill