Connect With Us

Transaksi di Pasar Muamalah Tangerang Pakai Dinar Emas & Dirham Perak

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Oktober 2019 | 17:24

Pasar Mualamah, di area Masjid An-Nabawi, Perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh. Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Pengunjung yang bertransaksi di Pasar Muamalah, Kota Tangerang tak hanya menggunakan uang Rupiah. Melainkan dianjurkan menggunakan dinar emas dan dirham perak.

Pasar Muamalah digelar setiap hari Minggu di area Masjid An-Nabawi, Perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh. Untuk mendapatkan dinar emas dan dirham perak, panitia mengarahkan pengunjung untuk menukarnya dengan uang Rupiah di lokasi.

BACA JUGA:

Menurut Staf Sekretariat Masjid An-Nabawi, Arief Baidillah, Pasar Muamalah baru dua kali digelar dalam dua pekan terakhir. Ia menyebut, pagelaran pasar ini diinisiasi oleh seorang ustaz terkemuka yang bekerjasama dengan pihak Masjid An-Nabawi.

"Betul, di sini ada Pasar Muamalah setiap hari Minggu. Setahu saya, baru sebulan terakhir ada Pasar Muamalah di sini," ujarnya saat ditemui TangerangNews di Sekretariat Masjid An-Nabawi, Senin (14/10/2019).

Arief mengatakan, pengunjung yang bertransaksi di Pasar Muamalah dianjurkan menggunakan dinar emas dan dirham perak. Panitia, kata dia, menerima penukaran uang Rupiah dengan kedua alat tukar yang kerap digunakan dalam bertransaksi di jaman kerajaan timur tengah itu.

"Satu dirhamnya ditukar dengan uang Rp73 ribu. Karena transaksi di Pasar Muamalah dianjurkan oleh panitia pakai dirham," ucapnya.

Arief menuturkan, bertransaksi menggunakan alat tukar dinar emas dan dirham perak agar jemaah menjalankan sunah Nabi Muhammad.

"Ini peraknya, peraknya betulan," tuturnya.

Arief menyebut, Pasar Muamalah dibuka setelah para jemaah mengikuti kajian di dalam masjid sekitar pukul 10.00 WIB. Pasar ini cukup antusias menarik perhatian jemaah maupun pengunjung.

Sebab, sembako dan perlengkapan muslim yang dijajakan di pasar ini ludes terjual hanya dalam waktu beberapa jam.

"Pengunjungnya yang belanja ramai banget," ungkapnya.

Transaksi menggunakan dinar emas dan dirham perak ini ramai dibicarakan di media sosial, khususnya Facebook. Warganet mempertanyakan penerapan transaksi itu kepada pemerintah.

"Bagaimana ini Pemkot Tangerang? Gubernur Banten? Mau merubah mata uang rupiah?" tulis akun Siti Khadijah dalam unggahannya di Facebook seperti terpantau TangerangNews, Senin (14/10/2019).(MRI/RGI)

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill