Connect With Us

97 Atlet Penyandang Disabilitas Ramaikan Peparkot ke-1 di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 13 November 2019 | 16:38

Atlet penyandang tuna netra berlari didampingi panitia saat mengikuti pertandingan cabang olahraga atletik dalam Peparkot ke-1 tingkat Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—National Paralympic Centre (NPC) Kota Tangerang menggelar Pekan Paralympic Kota Tangerang pertama (Peparkot ke-1) untuk mencetak dan memberdayakan atlet penyandang disabilitas.

Peparkot perdana yang bertemakan 'Melalui Peparkot Merupakan Ajang Menggali Potensi Atlet yang Berbakat' ini berlangsung di lapangan Yonif Mekanis 203/Arya Kemuning, Jatiuwung, Kota Tangerang pada 13-14 November 2019.

Ketua NPC Kota Tangerang Muhammad Subur mengatakan, Peparkot perdana ini diikuti 97 atlet difabel dengan mempertandingkan enam cabang olahraga.

BACA JUGA:

Selain sebagai upaya menyaring dan membina peserta, kata Subur, Peparkot ini juga dapat menghapus stigma negatif bahwa penyandang disabilitas pun mampu menjadi atlet yang berkualitas seperti masyarakat pada umumnya.

"Ini sebagai ajang bakat untuk atlet berpotensi. Insyaallah akan kami bina menjadi atlet yang bisa mengukir prestasi," ujarnya setelah pembukaan, Rabu (13/11/2019).

Para peserta dengan ragam kondisi mental dan fisik ini berasal dari kalangan pelajar dan umum se-Kota Tangerang. Mereka tampak bersemangat untuk saling menunjukkan kemampuannya dalam pertandingan cabang olahraga atletik, renang, bulu tangkis, tenis meja, catur, hingga goal ball.

"Target kami ini sebagai persiapan Porprov tahun 2022 karena kita tuan rumah. Oleh karena itu, Peparkot sebagai barometer," ucapnya.

Nantinya, Subur menuturkan, para atlet difabel terbaik tingkat Kota Tangerang akan diikutsertakan dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Banten pada tahun 2022 dalam penyelenggaraan Peparprov. Menurut Subur, atlet difabel Kota Tangerang pernah mencatatkan prestasi.

"Tahun 2016, difabel Kota Tangerang, berhasil meraih dua perunggu pada cabor catur tingkat nasional. Semoga nanti bisa berprestasi lagi hingga tingkat internasional," katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi menambahkan,  Peparkot sebagai upaya perhatian Pemerintah Kota Tangerang untuk memberikan ruang bagi atlet berkebutuhan khusus. Untuk itu, Peparkot akan menjadi agenda tahunan.

Menurutnya, fasilitas-fasilitas olahraga di Kota Tangerang juga diberikan bagi atlet disabilitas. "Sehingga diharapkan dengan Peparkot ini memacu semangat mereka untuk terus bertanding ke level tingkat lebih tinggi lagi," pungkasnya(MRI/RGI)

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill