Connect With Us

Vincent, Atlet Sambo Asal Tangerang Sukses Meraih Emas

Maya Sahurina | Selasa, 25 Juni 2019 | 19:24

Atlet Sambo asal Kabupaten Tangerang Vincent Majid (kiri) saat meraih medali emas pada kejuaraan 2nd Southeast Asia Sambo Championship 2019 yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Minggu, (23/4/2019). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Atlet Sambo asal Kabupaten Tangerang Vincent Majid, sukses meraih emas pada kejuaraan 2nd Southeast Asia Sambo Championship 2019. Vincent menjadi yang terbaik di nomor Combat +90 kilogram Putra usai menumbangkan wakil Singapura di babak final. Kejuaraan tersebut berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Minggu, (23/4/2019).

Pria 29 tahun itu tak sendiri. Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan memperoleh 4 emas yang di raih oleh Ridha Wahdaniyaty di nomor Women Sport -80 kilogram, Rio Akbar Bahari di nomor Men Sports -82 kilogram, serta Desiana Syafitri di nomor women Sports -52 kilogram.

Kemudian 2 perak yang diraih oleh Senie Christian di nomor Men Combat -90 kilogram dan Muhammad Rizki Fauji di nomor Men Sports -82 kilogran. Lalu, 4 perunggu diraih oleh Deni Arif Fadhillah di nomor Men Combat -82 kilogram, Febrian Octa di nomor Men Combat -90 kilogram, Emma Ramadinah di nomor Women Sports -80 kilogram serta Galih Juniarsa Men Sports -74 kilogram.

BACA JUGA:

Kepala Bidang Prestasi Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Tangerang Yahya Majid mengaku bangga dengan keberhasilan yang diraih Vincent meski belum ada pengcab Sambo di Kabupaten Tangerang.

“Cabor ini tergolong masih baru jadi belum ada kepengurusannya di setiap daerah di Banten. Namun, kalau di Pengurus Provinsi (Pengprov) Banten sudah terdaftar tapi belum ada persetujuan saja,” ujarnya.

Saat ini, untuk sementara Vincent tidak terdaftar di Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) manapun. Namun, dia tetap terdaftar sebagai atlet Indonesia di Pengurus Pusat (PP) Persambi.

“Nanti kalau kepengurusannya di Banten sudah terbentuk. Saat ini di Indonesia baru sekitar ada 20 Pengrov. Tentu kami sangat berharap di Banten ada kepengurusannya,” ucap Yahya.

2nd Southeast Asia Sambo Championship 2019 adalah ajang pemanasan atlet Sambo Indonesia menjelang bergulirnya SEA Games di Manilla, Filipina, November 2019 mendatang. Awal Juni 2019,, PP Persambi akan kembali memanggil atlet Sambo untuk memperkuat Indonesia pada pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

 “Awal Juli 2019 timnas Sambo Indonesia akan memulai pelatnas di Ciloto dan akan melakukan serangkai try out menuju kejuaraan World Martial Arts Masterships di Chungju, Korea Selatan dan Asia SAMBO Champhionships di India. Saya yaki 99 persen Vincent akan dipanggil kembali,” pungkasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill