Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kabar menggembirakan datang dari atlet sepatu roda Kabupaten Tangerang yang sedang menjalani latihan di Taiwan untuk persiapan pra Pekan Olahraga Nasional (PON).
Satu dari lima atlet tersebut mampu membuktikan kemahirannya dengan merebut juara 4 pada kejuaran piala Presiden Taiwan.
Ia adalah Afifah Nurul Syahida, 17 tahun, yang tengah menjalani latihan di Yilan, Taiwan bersama klub Reader.
Afifah mampu meraih prestasi di kejuaran yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari Taiwan, juga dari beberapa negara lainnya.
Tak hanya itu, berdasarkan informasi yang diterima TangerangNews dari pengurus cabang (pengcab) Persatuan Olahraga Sepatu Roda (Porserosi) Kabupaten Tangerang, empat atlet muda lainnya, yakni Hafizh Izzuddin Wibisono, Rajiv Fadillah Wikanto, Layli Tamami, Chandini Putri Pratiwi mampu menembus peringkat 15 besar.
"Alhamdulillah, atlet kita ikut kejuaraan Piala Presiden Taiwan di Taiwan pada 22 sampai 25 Mei, dan mendapat juara keempat, yaitu Afifah Nurul Syahida karena disana juara sampai urutan keenam," ujar Zainab Umiani, Ketua Harian Pengcab Porserosi Kabupaten Tangerang, Minggu (16/6/2019).
Lima atlet dari klub Vini, Vidi, Visi (V3) Tangerang tersebut, lanjut Umi, selama tiga bulan sejak 4 Mei 2019 berangkat ke Taiwan untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi Pra PON yang akan digelar 10-15 september 2019 di Gewis Grand wisata Bekasi, Jawa Barat.
"Target kami di Pra PON masuk tiga besar untuk menuju PON 2020 di Papua. Kami mohon doanya dari masyarakat Kabupaten Tangerang," tambahnya.
Kelima atlet yang berlatih di Taiwan tersebut juga, lanjut Umi, sebelumnya juara di Porprov V Banten. Seluruh atlet peraih medali itu kemudian diseleksi kembali sebelum diberangkatkan ke Taiwan.
Setelah lolos seleksi, kata Umi, semangat lima atlet itu sangat luar biasa. Karena, mereka membiayai sendiri kebutuhan selama di Taiwan.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur semua biaya berasal dari orang tua atlet, hasil bonus Porprov kemarin. Kami dari KONI dan Pengcab Porserosi hanya bisa bantu tiket dan visanya," bebernya.
Selain itu, keberuntungan juga ternyata berpihak kepada para atlet tersebut, karena klub V3 mendapatkan 7 sponsor dari Taiwan. Sehingga mengurangi pengeluaran selama di Taiwan.
"Kami dari klub Vini, Vidi, Visi Tangerang mendapatkan tujuh sponsor dari Taiwan, sehingga biaya disana hanya dikenakan 1500 USD selama 3 bulan," jelas Umi.
Selain itu, tambah Umi, untuk persiapan menuju PON 2020, pihaknya juga sedang mempersiapkan atlet lainnya yang tengah berlatih di Bandung yakni Anindya Aretha Khairinnisa, 11 tahun, yang ditargetkan meraih emas untuk skating freestyle di PON nanti.
"PON 2020 Papua nanti target kami juara. Maka dari itu kami fokus untuk meraihnya," tukasnya.(ADV)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKebutuhan pelaku bisnis akan ruang usaha yang strategis dan mampu memberikan pengalaman unik bagi pelanggan terus meningkat.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia membawa kebahagiaan bagi 120 warga binaan di Provinsi Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews