Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TANGERANGNEWS.com-Perhelatan ASKAB Junior League atau Liga 1 U-12 tahun 2019 Kabupaten Tangerang selesai digelar dengan mengukuhkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Fifa Farmel sebagai juara pertama, Minggu (28/4/2019).
Liga yang digelar sejak Januari 2019 tersebut juga menghantarkan SSB BTFS sebagai juara 2, SSB Tunas Cisauk sebagai juara 3, dan SSB Putra Tangerang sebagai juara harapan.
Selain itu, ajang pencarian talenta pesepakbola junior tersebut mengukuhkan Khafi dari SSB Fifa Farmel sebagai pemain terbaik dan Angga dari klub yang sama sebagai pencetak gol terbanyak.

"Melalui even ini telah lahir cikal bakal generasi penerus sepak bola di Tangerang dari 20 SSB yang berlaga," ungkap Eka Wibayu, Ketua ASKAB PSSI Kab Tangerang saat menutup kegiatan yang digelar di Stadion Mini Solear.
Selanjutnya, kata dia, liga serupa akan digelar untuk usia 14 dan 16 tahun.
"Sehabis lebaran akan digelar lagi liga usia 14 dan 16 tahun," tambahnya.
Sementara Ifat fathunur, Ketua Asosiasi Sekolah Sepakbola Kabupaten Tangerang (ASSKAT) mengatakan, di Kabupaten Tangerang terdapat 75 SSB yang sudah terdaftar di ASKAB. Namun, dari jumlah tersebut hanya 20 SBB yang lolos untuk unjuk kemampuan di Liga 1, sisanya berkiprah di Liga 2.
"Seleksi ini kami mulai saat seluruh SSB bertanding di Panongan pada Festival SSB pada Desember 2018 lalu. Dan akhirnya keluar 20 besar Kemudian masuk liga 1," terangnya.
Ia juga menambahkan, dari hasil liga tersebut, pihaknya telah mengantongi nama-nama calon atlet sepak bola junior yang akan menjadi aset untuk 5 tahun ke depan.
"Kami ada tim talentscoting yang sudah melihat ada beberapa pemain yang berbakat. Insyaallah ada pembinaan khusus," tukasnya.(MRi/RGI)
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TODAY TAGKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.
Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait perkembangan penyidikan kasus kepemilikan dan peredaran narkotika jenis etomidate yang menjerat sejumlah tersangka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews