Connect With Us

Diciduk Polisi, Ini Pengakuan Muncikari Apartemen Modernland

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 23 Januari 2020 | 17:25

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin saat interogasi seorang muncikari prostitusi online berinisial YS, 34. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com- YS, 34, muncikari di Apartemen Modernland, Kota Tangerang diringkus polisi. Dalam jumpa pers, perempuan tersebut mengaku memiliki 10 wanita pekerja seks komersial yang kerap ditawarkan kepada pria hidung belang  prostitusi online.

“Saya punya anak asuh 10 doang,” ujarnya di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (23/1/2020).

YS sudah lima tahun menjadi induk semang di Apartemen Modernland. Ia mengaku terpaksa menjadi muncikari karena terhimpit ekonomi. Terlebih, ia seorang janda yang harus menghidupi lima anaknya.

“Saya menyesal,” ungkapnya sambil menundukan kepalanya.

Ia juga menyebut bahwa di Apartemen Modernland marak prostitusi online. Kata dia, masih ada muncikari-muncikari lainnya yan beroperasi di apartemen yang letaknya tak jauh dengan Mal Metropolis.

“Ya, begitu deh,” katanya.

Baca Juga :

YS ditangkap petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota di Apartemen Moderland pada Rabu (22/1/2020) dinihari. YS digelandang bersama dua pekerja seks komersial.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin mengatakan tersangka menawarkan wanita pekerja seks kepada pria-pria hidung belang melalui aplikasi percakapan singkat.

Setiap sekali berkencan dengan pekerja seks, tarif yang ditawarkan tersangka Rp350 ribu. Dari tarif ini tersangka mendapatkan Rp50 ribu.

“Praktik prostitusi ini ternyata sudah lama. Tersangka sendiri telah menjalaninya selama lima tahun,” katanya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39

Seorang tahanan Polresta Tangerang berinsial SW, 49, tewas setelah nekat gantung diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu ‎26 Juli 2026, lalu.

KOTA TANGERANG
Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:51

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.

TANGSEL
Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:27

Kesempatan bagi para desainer, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat umum untuk mengukir identitas budaya Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill