Connect With Us

Tak Perlu Repot, Cetak Kartu Identitas Anak Kini Bisa Mandiri

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 Februari 2020 | 17:28

Sri Warsini, Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Kota Tangerang sudah bisa mencetak kartu identitas anak (KIA) secara mandiri Kamis (6/2/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Para orang tua di Kota Tangerang sudah bisa mencetak kartu identitas anak (KIA) secara mandiri. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang meluncurkan mesin anjungan pencetak KIA tersebut, Kamis (6/2/2020).

Mesin tersebut hadir di kantor Disdukcapil, Cikokol, Kota Tangerang. 

"Mesin anjungan KIA Mandiri sudah kami operasionalkan. Tapi baru satu unit," ujar Sri Warsini, Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Kota Tangerang kepada TangerangNews, Kamis (6/2/2020). 

	Sri Warsini, Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Kota Tangerang sudah bisa mencetak kartu identitas anak (KIA) secara mandiri Kamis (6/2/2020).

Dalam peluncurannya, puluhan anak TK dan orangtuanya turut hadir untuk mencoba langsung cara pengoperasionalan mesin anjungan KIA Mandiri.

Anak-anak tampak antusias setelah melihat nama dan fotonya tertera di KIA miliknya. 

Sri menuturkan, dalam percetakan KIA di mesin anjungan ini, orangtua hanya perlu memasukan nomor induk kependudukan (NIK) orang tua atau anggota keluarga yang sudah memiliki KTP-el dan sidik jarinya, jika anak berusia di bawah lima tahun tak perlu foto. 

Sementara anak-anak yang berusia lebih dari lima tahun bisa foto langsung dengan kamera yang tersedia. 

Menurutnya, dalam proses pembuatan KIA kini pemohon tak perlu mengantri. Waktu percetakan, kata dia, hanya kurang lebih tiga menit.

Mesin ini juga otomatis mempercepat dan mendukung pelayanan administrasi kependudukan dasar sejak dini.

"Semoga dengan hadirnya mesin Anjungan KIA Mandiri ini dapat memberikan pelayanan secara paripurna," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill