Connect With Us

Banjir & Infrastruktur Disorot Saat Paripurna HUT Kota Tangerang ke-27 

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 28 Februari 2020 | 19:02

Rapat paripurna dalam rangka HUT Kota Tangerang ke-27 di gedung DPRD Kota Tangerang, Jumat (28/2/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Persoalan banjir dan infrastruktur menjadi sorotan dalam rapat paripurna resepsi HUT ke-27 Kota Tangerang di ruang paripurna gedung DPRD Kota Tangerang, Jumat (28/2/2020).

"Catatan dari kami yaitu persoalan banjir dan beberapa infrastruktur yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) di usia 27 tahun Kota Tangerang ini. Semoga ke depan Pemkot dapat segera mengatasi masalah banjir dan infrastruktur," ujar Gatot Wibowo, Ketua DPRD Kota Tangerang. 

Resepsi HUT ke-27 Kota Tangerang kali ini mengusung tema "Bersama Kita Bekerjasama". Pada usia itu diyakini menjadi angka yang merefleksikan sebuah kedewasaan. Sepanjang usia itu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama masyarakat terus bersinergi mewujudkan program-program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pria yang akrab disapa Bowo ini juga menyelipkan doa dan harapannya saat mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh tamu undangan dalam rapat Paripurna yang dihadiri perwakilan semua elemen masyarakat Kota Tangerang.

"Kami dari DPRD akan terus berkomitmen menjalin sinergi bersama Pemkot Tangerang untuk sama-sama mewujudkan Kota Tangerang yang maju, sejahtera dan berdaya saing," ujarnya.

"Baru-baru ini kami mengesahkan dua Perda inisiatif yaitu Perda HIV Aids dan Disabilitas. Keduanya adalah bentuk keseriusan kami dalam mendorong aspirasi masyarakat Kota Tangerang," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dalam sambutannya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan Kota Tangerang.

"Kami akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Dalam LIVE, kami ingin menciptakan kota yang layak huni, layak investasi, layak dikunjungi serta kota cerdas dan gegas," jelasnya.

Salah satu program konkret Pemkot kata Arief yakni Kampung Kita, sebagai upaya pemenuhan infrastruktur kebutuhan dasar masyarakat seperti pelayanan kampung terang di 71 ribu titik, membedah 6.678 rumah yang terealisasi di tahun 2019.

"Ke depan, kami akan masifkan lagi agar dapat dirasakan oleh seluruh warga Kota Tangerang," katanya.

Kemudian, untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat, Pemkot menghadirkan layanan dalam genggaman yakni melalui aplikasi Tangerang Live, yang telah mengintegrasikan sekitar 150 aplikasi, yang dapat diakses melalui telepon genggam.

Pemkot juga mewujudkan pembangunan fisik. Seperti gedung olahraga, Puskesmas, ruang kelas, jembatan dan jalan.

"Pada 2022, kami tuan rumah Porprov, kami berencana membangun stadion. Lalu rencana pembangunan Tangerang Superblok di Pinang, Sport Center di Cipondoh. Konsepnya desentralisasi pembangunan, gak melulu terpusat di pusat kota," pungkasnya. (RMI/RAC)

NASIONAL
Cara Pasang Listrik Bangunan Baru Lewat Ponsel di Aplikasi PLN Mobile

Cara Pasang Listrik Bangunan Baru Lewat Ponsel di Aplikasi PLN Mobile

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:42

Ketersediaan listrik menjadi penentu utama agar bangunan baru bisa segera difungsikan, baik sebagai rumah tinggal, tempat usaha, maupun fasilitas publik.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill