Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Pelayanan pembuatan maupun perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) di Satpas SIM Polres Metro Tangerang Kota beroperasi normal, meskipun kota ini berstatus kejadian luar biasa (KLB) Covid-19.
“Dibuka normal (pelayanan SIM),” ujar Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo kepada TangerangNews, Jumat (20/3/2020).
Agung menuturkan tiada pembatasan kuota pelayanan SIM bagi pemohon. Kata dia, meskipun kuota tak dibatasi, pemohon SIM mengalami penurunan sejak isu Covid-19 mewabah di Indonesia. Namun, dia tak menyebut jumlah penurunan pemohon tersebut.
“Tidak dibatasi, karena jumlah pemohon sudah turun. Turunnya lumayan banyak,” katanya.
Agung menambahkan dalam pelayanan SIM ini pihaknya juga sedang mencegah penyebaran Covid-19. Adapun upaya pencegahan dengan menyediakan cairan anti virus (hand sanitizer) di beberapa titik Satpas, pengecekan suhu tubuh bagi pemohon di pintu masuk Satpas, dan menyeprotkan disinfektan di area Satpas.
“Serta menerapkan pola duduk tidak berdesakan dengan mengosongkan antara bangku dengan bangku lain,” pungkasnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGManajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews