Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Warga Kota Tangerang mulai melakukan pergerakan secara swadaya untuk mencegah dan menekan penyebaran COVID-19.
Seperti di Perumahan Taman Elang, RW 16, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Para warganya secara masif melakukan penyemprotan disinfektan dan membuat imbauan pola hidup bersih sehat (PHBS).

Selain itu, warga juga membuat Kampung Siaga COVID-19 untuk mendukung program pemerintah pusat dan daerah.
"Saya telah mengimbau warga melakukan kerja bakti peyemprotan disinfektan, serta pengumuman ke warga melalui pengeras suara masjid," ujar Aab Abdullah, Ketua RW 16 Perumahan Taman Elang, Selasa (24/3/2020).
Aab mengatakan aksi penyemprotan cairan disinfektan secara masif dilakukan para warga mulai hari ini dan seterusnya.
Adapun sasaran penyemprotan, yakni di ruang-ruang berkumpulnya warga seperti Pos RW, Posyandu, dan masjid.
“Ini bukti bahwa warga tidak menganggap remeh penyebaran virus ini,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGWakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews