Connect With Us

Warga Kelurahan Kelapa Indah Tangerang Swadaya Disinfektan Lingkungan

Mohamad Romli | Minggu, 22 Maret 2020 | 10:30

Tangkal virus Corona, warga RT 01/04, Kelurahan Kelapa Indah, Kota Tangerang bergotong royong melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tersebut, Minggu (22/3/2020). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gotong royong cara yang baik untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Hal tersebut yang dilakukan warga RT 01/04, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Memastikan lingkungan mereka steril dari COVID-19, warga swadaya melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tersebut, Minggu (22/3/2020).

Ketua RT 01/04 Saudin mengatakan, inisiatif tersebut muncul karena melihat perkembangan penyebaran virus Corona yang terjadi di Kota Tangerang, sehingga dia bersama warga tergerak untuk melakukan sterilisasi lingkungannya secara mandiri.

"Kegiatan ini juga inisiatif dari Pak Lurah Kelapa Indah, Bapak Supendi, karena kami sadar kemampuan pemerintah pasti terbatas," ungkapnya.

Di lingkungan tersebut, setidaknya terdapat 250 warga. Penyemprotan disinfektan dilakukan dari satu rumah ke rumah warga lainnya.

"Kami yakin, upaya kami ini mendukung pemerintah selain melakukan Social Distancing, juga menjaga kebersihan lingkungan," tambahnya.

Salah seorang warga setempat, Ade Supatman merasa gembira, karena dengan penyemprotan disinfektan tersebut, ia bersama keluarganya merasa lebih nyaman.

"Jadi kami tidak merasa khawatir lagi, karena dengan disemprot disinfektan, lingkungan RT kami terbebas dari virus," katanya.

Ia juga mendukung jika penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan secara rutin dengan sumber pembiayaan secara swadaya.

"Kalau kita lakukan secara gotong royong tentu tidak akan terasa berat, inilah ciri khas lingkungan kami, yang masih kental budaya gotong royongnya," pungkasnya. (RMI/RAC)

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill