Connect With Us

Maling Kaca Spion Toyota Harrier Beraksi di Banjar Wijaya

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 3 April 2020 | 15:32

Tampak kaca spion mobil Toyota raib di gondol maling di Banjar Wijaya, Pinang, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kaca Spion mobil copotan laku di pasaran membuat pencurian perangkat tersebut menjadi incaran maling. Tidak hanya mobil yang berada di pinggir jalan, pelaku pun nekat mencari target hingga ke perumahan. 

Seperti yang terjadi di Banjar Wijaya, Jalan Pakis Blok A/25 No.12, Pinang, Kota Tangerang  pemilik mobil memang tidak memasukan kendaraannya ke dalam garasi rumah.  Namun, sepertinya kendaraan tersebut sudah diincar oleh pelaku yang tampak terlihat dengan jelas oleh kamera tersembunyi atau CCTV. 

“Saya sendiri yang mengalami. Spion Toyota Harrier Tahun 2007 dengan nomor polisi B 8349 IS pada Rabu (01/04/2020) sekitar  23.58 WIB dicuri,” kata Dani Abdulrohim, Jumat (3/4/2020) kepada TangerangNews.com. 

Belakangan ini kita harus lebih hati-hati ya, karena para pencuri spion mobil sepertinya mendapat order. 

Tingginya jumlah permintaan spion serta harganya yang 'lumayan' diduga menjadi faktor kenapa komponen tersebut kerap jadi incaran.(RAZ/HRU)

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill