Connect With Us

Dishub Kota Tangerang Gencar Sosialisasi Larangan Mudik

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 6 April 2020 | 15:41

Warga hendak menumpangi bus di terminal Poris Plawad untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya, Senin (6/4/2020). (@TangerangNews2020 / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik di tengah pandemi COVID-19. Di Kota Tangerang, pemerintah setempat gencar melakukan sosialisasi larangan mudik tersebut.

“Yang pasti kami sudah imbau warga untuk tidak mudik. Sosialisasi ini kami gencarkan,” ujar Wahyudi Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Wahyudi mengatakan imbauan larangan mudik disosialisasikan kepada operator angkutan dan kepada masyarakat umum di Kota Tangerang.

Menurutnya, sosialisasi dilakukan jajaran Dishub di lokasi-lokasi angkutan umum terutama terminal bus. 

Selain itu, kata dia, sosialisasi kepada warga juga gencar dilakukan Dishub dengan wara-wara pada pagi dan malam di area publik.

“Kami (Pemkot Tangerang) sifatnya mengimbau. Mengedukasi warga bahwa mudik itu bisa menambah penyebaran COVID-19,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan TangerangNews di terminal Poris Plawad, masih terdapat warga yang melakukan mudik.

Berdasarkan data dari pengelola Terminal Poris Plawad, selama Maret 2020 terdapat 20.966 pemudik yang berangkat dari terminal Poris Plawad menggunakan 4907 bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP).

Wahyudi menambahkan pihaknya tidak dapat melarang warga untuk melakukan perjalanan mudik. Ia menyebut pihaknya dapat menyampaikan imbauan larangan mudik.

“Ya intinya bahwa Dishub mengimbau kepada seluruh masyarakat gunakan masker saat dalam perjalanan, menjaga jarak (physical distancing),” katanya.

“Kami juga sudah membatasi waktu operasional Bus Rapid Trans (BRT) Kota Tangerang dari pukul 6 pagi sampai 8 malam. Di BRT juga kami terapkan social distancing dan menyediakan hand sanitizer,” imbuh Wahyudi. (RMI/RAC)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill