Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com - Jumlah pemudik dari Pulau Sumatera yang kembali ke Jawa via Pelabuhan Merak sudah mencapai 98 persen. Mereka sudah kembali ke tempat perantauan.
"Udah selesai, hampir 100 persen sudah kembali," ujar GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Solikin, Jumat (14/6/2019).
PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, pada arus balik kemarin, Pelabuhan Merak telah menyeberangkan sebanyak 902.678 orang ke Sumatera, mereka yang baru kembali ke perantauan sebanyak 883.615 atau 98 persen.
Untuk kendaraan roda empat atau mobil, dari jumlah kendaraan yang menyeberang ke Sumatera tercatat 83.285 unit, sementara yang kembali baru 76.491 unit atau sudah 99 persen.
Kendaraan roda dua tersisa 8 persen lagi yang belum kembali. ASDP telah menyeberangkan sebanyak 110.416 unti dan baru kembali ke Jawa 108.897 unit.
PT ASDP menyatakan arus mudik dan balik sudah selesai dan para pemudik hampir 100 persen sudah kembali ke tempat perantauan untuk kembali beraktifitas.
Evaluasi terhadap pelayanan arus mudik di Pelabuhan Merak terletak pada sistem e-ticketing yang baru pertama kali dilakukan. Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi untuk mengoptimalkan siatem tersebut.
"Untuk 3 evaluasi itu pertama adalah empowering (memberdayakan) SDM internal kami tentu garus lebig baik lagi, harus meningkatka. kualitas SDM terkait layanan e-ticketing, IT dan lain-lain," katanya. (MI/MRI/HRU)
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGPraktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews