Connect With Us

Pemudik Asal Sumatera Sudah 98 Persen Kembali ke Perantauan

Mohamad Romli | Jumat, 14 Juni 2019 | 13:53

Situasi arus balik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Jumat (14/6/2019). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - Jumlah pemudik dari Pulau Sumatera yang kembali ke Jawa via Pelabuhan Merak sudah mencapai 98 persen. Mereka sudah kembali ke tempat perantauan.

"Udah selesai, hampir 100 persen sudah kembali," ujar GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Solikin, Jumat (14/6/2019).

PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, pada arus balik kemarin, Pelabuhan Merak telah menyeberangkan sebanyak 902.678 orang ke Sumatera, mereka yang baru kembali ke perantauan sebanyak 883.615 atau 98 persen.

Untuk kendaraan roda empat atau mobil, dari jumlah kendaraan yang menyeberang ke Sumatera tercatat 83.285 unit, sementara yang kembali baru 76.491 unit atau sudah 99 persen.

Kendaraan roda dua tersisa 8 persen lagi yang belum kembali. ASDP telah menyeberangkan sebanyak 110.416 unti dan baru kembali ke Jawa 108.897 unit.

PT ASDP menyatakan arus mudik dan balik sudah selesai dan para pemudik hampir 100 persen sudah kembali ke tempat perantauan untuk kembali beraktifitas.

Evaluasi terhadap pelayanan arus mudik di Pelabuhan Merak terletak pada sistem e-ticketing yang baru pertama kali dilakukan. Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi untuk mengoptimalkan siatem tersebut.

"Untuk 3 evaluasi itu pertama adalah empowering (memberdayakan) SDM internal kami tentu garus lebig baik lagi, harus meningkatka. kualitas SDM terkait layanan e-ticketing, IT dan lain-lain," katanya. (MI/MRI/HRU)

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill