Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Lapak atau toko barang bekas di Kampung Baru Asih, RT 08/03, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan ludes terbakar pada Jumat (7/6/2019).
Api menghanguskan lapak milik Mutda, 39, sekitar pukul 17.45 WIB.
Kebakaran itu terjadi saat sang pemilik lapak tengah mudik ke kampung halamannya.

Api pun dengan cepat meluluh lantahkan tumpukan barang bekas tersebut. Sumber api diduga berasal dari tumpukkan kardus yang berada tepat di samping lapak.
"Menurut keterangan saksi bahwa sumber dari kebakaran tersebut diduga berasal dari tumpukan kardus-kardus yang terbakar berada di samping toko tersebut," jelas Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha Satria, (7/6/2019).

"Saksi melihat asap di sebelah samping toko rongsokan tersebut, langsung saksi mengecek tiba-tiba melihat kobaran api yang cukup besar berada di samping toko tersebut," tambah Fredy.
Melihat hal itu, lanjutnya, saksi langsung berusaha melakukan penanganan pemadaman api dengan menggunakan alat yang seadanya.
"Akan tetapi api cepat membesar serta menjalar ke seluruh bagian toko tersebut, sehingga penanganan pemadaman api tak bisa dilakukan," jelasnya.
Kemudian, warga di sekitar pun langsung menghubungi pihak berwajib serta Pemadam Kebakaran (Damkar).

Enam unit pemadam kebakaran Kota Tangsel dan 2 unit dari Puspitek diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan si jago merah.
"Pukul 18.15 WIB pemadam kebakaran Pemkot Kota Tangsel dan Puspiptek tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi pemadaman. Pukul 19.30 WIB api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran," bebernya.
Fredy juga menyebut tak ada korban jiwa dalam kejadian nahas tersebut.
"Pemadaman api berjalan dalam aman dan terkendali." tukasnya.(RMI/HRU)
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGKomisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews