Connect With Us

Aksi Peduli, Aeropolis Salurkan Ratusan Sembako untuk Warga Neglasari

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 17 April 2020 | 16:33

Managemen Aeropolis memberikan paket sembako kepada warga Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (17/4/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Pengelola Aeropolis melakukan aksi peduli dengan menyalurkan ratusan paket sembako untuk warga Neglasari, Kota Tangerang yang terdampak virus Corona.

"Ada 520 paket sembako yang kami berikan kepada warga," ujar Totonafo Lase, Direktur Aeropolis, Jumat (17/4/2020). 

Managemen Aeropolis memberikan paket sembako kepada warga Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (17/4/2020).

Setiap paket sembako berisi beras, mie instan, minyak sayur, masker, hingga cairan anti virus atau hand sanitizer. 

Pembagian paket sembako secara simbolis dilakukan di Ponpes Al-Hasyimiyyah, Kampung Sukamandi, Neglasari. 

Toton berharap bantuan sembako ini dapat meringankan kehidupan warga yang terdampak COVID-19. 

"Bantuan ini dilakukan secara bertahap demi membantu warga terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Nanti bulan depan kami juga berikan bantuan lagi," katanya. 

Managemen Aeropolis memberikan paket sembako kepada warga Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (17/4/2020).

Pengasuh Ponpes Al-Hasyimiyyah, Mustaya menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Aeropolis yang telah membantu warga. 

"Paket sembako ini sangat membantu warga di sini. Kami sampaikan terima kasih untuk Aeropolis," pungkas Anggota DPRD Kota Tangerang ini.(RMI/HRU)

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill