Connect With Us

30 Bus Tayo Beroperasi Normal dengan Protokol Kesehatan

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 5 Juni 2020 | 17:01

Salah satu Bus Rapid Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo (Tayo) milik Pemerintah Kota Tangerang, Jumat (5/6/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Fasilitas Bus Rapid Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo (Tayo) milik Pemerintah Kota Tangerang kembali beroperasi normal melayani masyarakat di tengah pandemi COVID-19. 

"Bus Tayo masih tetap beroperasi normal melayani masyarakat," ujar Wahyudi Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Jumat (5/6/2020). 

Dia mengatakan sebanyak 30 unit Bus Tayo tetap beroperasi normal dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun, waktu operasional bus dipersingkat, yakni hanya memberikan pelayanan setiap hari mulai pukul  05.00 hingga 19.00 WIB. 

"Bus melayani tiga koridor dengan jurusan Cibodas-Poris, Jatiuwung-Poris, dan CBD-Tangcity," katanya. 

Dalam penerapan protokol kesehatan di Bus Tayo, kata Wahyudi, pihaknya membatasi jumlah penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas angkutan. Selain itu, pihak Dishub juga memfasilitasi hand sanitizer. 

"Saat naik bus, penumpang diwajibkan pakai masker dan berjaga jarak," katanya. 

Tarif menggunakan fasilitas bus kebanggaan warga Kota Tangerang ini masih normal. Jauh maupun dekat, penumpang hanya dikenakan tarif Rp2 ribu. 

"Pembayaran tarif bisa dilakukan secara konvensional. Dan dalam memberikan kemudahan pelayanan, tarif juga bisa dibayar secara online (cashless)," ucap Wahyudi. 

Dia berharap, saat menggunakan layanan Bus Tayo, penumpang menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Jadi, kalau kursi ada silangnya jangan diduduki. Duduklah di tempat yang sudah disediakan," pungkasnya. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

KOTA TANGERANG
Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Selasa, 15 September 2026 | 13:58

Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill