Connect With Us

Lebaran, Bus Tayo Tetap Beroperasi

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 1 Juni 2019 | 17:27

Bus Tayo Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelayanan moda transportasi massal Bus Rapit Trans Kota Tangerang tetap beroperasi normal saat musim mudik lebaran 2019.

Kasie Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Raymond Alfons mengatakan, bus yang kerap disebut warga Tayo itu tidak mengalami perubahan jadwal.

"Bus Tayo tetap beroperasi seperti biasa melayani warga," ujar Raymond kepada TangerangNews saat ditemui di Posko Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Sabtu (1/6/2019).

Menurut Raymond, eksistensi bus Tayo justru dibutuhkan masyarakat sebagai moda transportasi publik selama musim lebaran 2019 ini.

"Ya malah dibutuhin, sehingga penumpang yang naik ramai. Jadi tetap operasi," ucapnya.

Seperti diketahui, bus Tayo beroperasi di dua koridor Trans Kota Tangerang, yaitu koridor 1 jurusan Poris Plawad-Jatiuwung dan Koridor 2 jurusan Terminal Poris Plawad-Cibodas. Tiap koridor dilayani 10 bus Trans Kota Tangerang. Untuk tarif bus Tayo hanya dikenakan Rp2 ribu.(RMI/HRU)

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill