Tangsel Tegaskan Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2026, Kick Off Dimulai 3 Mei
Kamis, 30 April 2026 | 19:09
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.
TANGERANGNEWS.com-Bagi pecinta seni lukis tubuh atau tato yang hendak membuat tato tapi khawatir dengan pandemi COVID-19, tidak perlu khawatir.
NiceArt Tattoo Studio yang hadir di kawasan apartemen Great Western, Cipondoh, Kota Tangerang, siap memberikan pelayanan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Indra, pemilik NiceArt Tatto mengatakan bisnis seni lukis tubuh telah dilakoninya sejak beberapa tahun silam.
Sebelumnya, dia telah membuka studio tato di Bali, namun kini mencoba mengembangkan sayap di Tangerang.

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, pihaknya pun menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk setiap alat yang digunakan.
"Tempat tidur yang digunakan kami lapisi dengan plastik dan kami ganti setelah dipakai. Karyawan kami juga dilengkapi dengan face shield sesuai protokol kesehatan. Jadi dipastikan aman," terang Indra Rabu (24/6/2020).

Meski baru satu bulan mengembangkan sayap bisnis di Kota Tangerang, dirinya yakin ke depannya akan terus berkembang, karena masyarakatnya yang heterogen. Harga yang ditawarkan juga terjangkau dengan kualitas baik.
"Kami berikan kualitas yang terbaik untuk setiap pelanggan kami, untuk harga juga terjangkau sesuai dengan tingkat kesulitan gambar," ungkapnya.
Untuk pemasaran, ia melakukan promosi melalui media sosial seperti Instagram. Masyarakat maupun calon pelanggan bisa melihat hasil karyanya di @nicearttattoostudio.
Adapun segemen pasar yang dibidik, selain para pecinta seni juga komunitas-komunitas yang ada di wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya. (RAZ/RAC)
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews