Connect With Us

Kapasitas Dibatasi, Masjid Al-Azhom Berencana Gelar Salat Idul Adha

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 12 Juli 2020 | 12:12

Tampak depan Masjid Al-A'ZHOM Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Masjid Raya Al-Azhom Kota Tangerang rencananya akan menggelar Salat Idul Adha 1441 Hijriah. Namun kapasitas jamaah dibatasi 50 persen seusai protokol kesehatan COVID-19.

“Kemungkinan Iya (gelar Salat Idul Adha). Tapi nunggu izin dari Pemerintah Kota Tangerang,” kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Raya Al-Azhom Ahmad Chairudin kepada TangerangNews, Minggu (12/7/2020).

Dalam pelaksanaannya nanti, kapasitas masjid yang cukup untuk 10 ribu orang akan dibatasi menjadi hanya 5 ribu orang saja. Selain itu, protokol kesehatan pun diterapkan seperti penyemprotan disinfektan di area masjid dan menyediakan tempat cuci tangan.

“Pasti ada pembatasan kapasitas dan jarak antar jamaah diatur. Lalu, untuk imam salat, nanti bacaan salatnya yang pendek dan kutbahnya dipersingkat. Supaya orang-orang tidak terlalu lama di lokasi,” papar Chaerudin.

Namun, Masjid Al-Azhom tidak menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban seperti tahun sebelumnya. Pemotongan kurban dikembalikan ke masjid atau musala di lingkungan warga masing-masing.

“Tahun ini tidak ada potong hewan kurban, biar tidak ada kerumunan,” ungkap Chaerudin. (RAZ/RAC)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill