Connect With Us

Boleh Angkut Penumpang, 14 Ribu Ojol di Tangerang Dirapid Test

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 17 Juli 2020 | 14:14

Kegiatan Rapid test Covid-19 gratis kepada seluruh driver ojek online (ojol) di Terminal Poris Plawad. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten melonggarkan kebijakan PSBB tahap VI dengan memperbolehkan driver ojek online (ojol) mengangkut penumpang di Tangerang Raya.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan pihaknya saat ini sedang gencar melakukan rapid maupun swab test kepada para driver ojol.

Seperti hari ini, Jumat (17/7/2020), Pemprov Banten menggelar swab test bagi ratusan driver ojol di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. Hal ini untuk mencegah penularan COVID-19.

“Ini gratis. Kami menargetkan sementara 14 ribu ojol ditest dalam kurun dua pekan,” ujar pria yang akrab disapa WH ini di Terminal Poris Plawad.

WH berharap dengan kelonggarnya PSBB ini, para driver ojol bisa mencari nafkah, namun tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 termasuk memberikan sekat antara driver dengan penumpang.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill