Connect With Us

BIN Rapid Test Ratusan Warga di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 15 Juli 2020 | 13:07

Suasana rapid test kesehatan massal di halaman Masjid Ar Rayyan, Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (15/7/2020). (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Tim Medical Badan Inteligen Negara (BIN) menggelar rapid dan swab test massal di halaman Masjid Ar Rayyan, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (15/7/2020). 

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan, dalam pemeriksaan gratis tersebut pihaknya menyiapkan 40 tenaga medis dan dua unit mobil laboratorium. 

"Kita awalnya menggelar rapid test dulu, setelah ditemukan ada yang reaktif baru kita akan lakukan tes PCR atau swab test," ujarnya.

Dipilihnya Kota Tangerang untuk pemeriksaan corona secara massal, karena BIN menerima permintaan dari pemerintah daerah setempat.

Selain itu, karena Kota Tangerang merupakan daerah penyangga ibu kota yang masih dalam kategori rawan penyebaran COVID-19. 

"Kita juga sudah beberapa kali melakukan kegiatan, baik di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur," jelas Irwan. 

Irwan meminta masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti aturan pemerintah pusat maupun daerah dalam mencegah penyebaran COVID-19. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan terdapat 500 alat rapid test yang disiapkan tim Medical BIN. Sementara untuk alat Test PCR sekira 300 unit.

Arief meminta agar tes PCR dapat dilakukan pula kepada pasien COVID-19 yang sudah dalam perawatan, supaya segera mengetahui apakah sudah terbebas dari paparan virus tersebut. 

"Karena tadi beliau menceritakan pemerintah pusat begitu konsen agar masyarakat yang terkena COVID-19 segera sehat, sudah penelitian dari Unair (Universitas Airlangga), ada yang 24 jam ada yang 72 jam sudah bisa sembuh," pungkasnya.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill