Connect With Us

227.613 Peserta BP Jamsostek Cikokol Jadi Penerima Bantuan Upah Pekerja

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:02

Kepala Kantor BP Jamsostek Cikokol Hasan Fahmi saat memberikan BSU kepada 4 perwakilan buruh di kantornya, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (27/8/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Perbankan menyatakan sebanyak 227.613 peserta  program jaminan sosial yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cikokol Kota Tangerang dinyatakan valid sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah.

Kepala Kantor BP Jamsostek Cikokol Kota Tangerang, Hasan Fahmi mengatakan jumlah tenaga kerja penerima upah yang aktif membayar iuran hingga Juni tercatat 244.868.000 dari 3.652 perusahaan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 232.457.000 peserta telah mengirimkan nomor rekeningnya dalam program BSU. Namun, baru 227.613 peserta yang dinyatakan valid. Adapun sisanya perlu divalidasi.

"Untuk sisanya, akan kita kejar sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh Kementrian Tenaga Kerja. Nanti akan kita sampaikan kepada manajemen perusahaan," ujarnya usai acara penyerahan BSU secara virtual untuk tingkat nasional, Kamis (27/8/2020). 

BSU merupakan program pemerintah bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta untuk mendapatkan bantuan senilai Rp600 per bulan selama empat bulan.

Salah satu pekerja dan peserta BP Jamsostek Cikokol Surnawati menuturkan bantuan yang diterimanya sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan keluarga, karena selama pandemi COVID-19 ini pendapatan berkurang. 

Sementara peserta lainnya, Nandang Setiawan juga mengaku bila pendapatannya menurun 40 persen selama pandemi. Kini dengan adanya bantuan, maka akan dirasakan manfaatnya.

"Buat beli sembako sebagai persediaan di rumah," katanya.

Seperti diketahui, hari ini pemerintah memberikan BSU kepada pekerja. Pemberian bantuan dilakukan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada para perwakilan pekerja di Istana Negara, sekaligus menyerahkan BSU gelombang pertama untuk 2,5 juta pekerja secara simbolis. 

Menurut Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto, 2,5 juta pekerja ini merupakan gelombang pertama dari total 10,8 juta nomor rekening yang sudah tervalidasi oleh BP Jamsostek

Gelombang berikutnya untuk transfer dana BSU akan segera dilakukan secara bertahap hingga seluruh rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.  

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk menyerahkan data terkini para pekerja, yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja. Begitu pula dengan nomor rekening yang tidak valid, kami kembalikan kepada perusahaan untuk dikonfirmasi kembali kepada pekerjanya dan akan kami lakukan validasi ulang,” tutur Agus.

Sampai dengan Rabu, (26/8/2020), total nomor rekening yang diterima BP Jamsostek mencapai 13,8 juta. Dari jumlah tersebut data nomor rekening tervalidasi mencapai 10,8 juta data. 

“Terkait dengan proses validasi yang cukup detail ini, kami minta kepada perusahaan untuk segera, baik yang belum mengirimkan maupun yang melakukan konfirmasi ulang, agar mengirimkan kepada kami paling lambat tanggal 31 Agustus 2020,” pungkasnya. (RMI/RAC)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill