Connect With Us

Aksi Wartawan Tangerang Kecam Kekerasan

| Rabu, 25 Agustus 2010 | 16:53

Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang melakukan aksi solidaritas di depan Mapolrestro Tangerang. (tangerangnews / rangga)


TANGERANGNEWS-Puluhan wartawan media cetak, elektronik dan online, yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang, Rabu (25/8), menggelar aksi demo mengecam tindak kekerasan terhadap wartawan (kontributor) Sun TV Ridwan Salamun hingga tewas di Tual, Maluku, akhir pekan lalu.
 
Demo dilakukan di pintu gerbang Mapolres Metro Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, No 52. Dalam aksinya, mereka menutup mulut dengan lakban sebagai simbol pembungkaman terhadap pers. Tak hanya itu, wartawan juga melepas dan mengumpulkan id card pers serta menaburinya dengan bunga sebagai tanda duka cita atas tindak kekerasan terhadap pers yang masih saja terjadi.
 
Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Andre Sumanegara mengatakan, aksi demo digelar sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan menyusul kian berkembangnya tindak kekerasan terhadap pers akhir-akhir ini. Menurutnya, kinerja Pers dilindungi oleh Undang-Undang sebagaimana yang diatur dalam pasal 08, UU No 40 tahun 2009.
 
“Tewasnya Ridwan menunjukkan lemahnya pengamanan terhadap pekerjaan jurnalisme. Kami menuntut polisi menuntaskan setiap kasus kekerasan yang terjadi pada Pers,” ujar Andre yang juga wartawan koran lokal Satelit News.
 
Dijelaskan Andre, dalam demo tersebut, pihaknya juga menyampaikan 4 tuntutan terhadap pihak kepolisian yaitu, mengecam keras apapun bentuk kekerasan yang dialami wartawan, mendesak pihak kepolisian untuk mengusut kasus yang menimpa Ridwan Salamun, mendesak polisi memproses hukum pelaku kekerasan terhadap Ridwan Salamun, memberikan jaminan keamanan pada para wartawan yang sedang melakukan peliputan sesuai UU Pers yang berlaku.
 
“Tuntutan tersebut harus dipenuhi agar tidak ada lagi kekerasa yang kami terima dalam mencari informasi dilapangan untuk masyarakat,” ujarnya.(rangga)
 

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill