80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANGNEWS.com-Sedikitnya 13 peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19.
Meski diketahui terpapar Corona, belasan peserta tersebut tidak dinyatakan gugur dan tetap bisa mengikuti ujian.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pengembangan Aparatur Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang Rossana, Selasa (6/10/2020).
Menurutnya para peserta positif COVID-19 akan dijadwal ulang untuk ujian SKB. Nantinya merkeka akan ujian di ruangan khusus yang telah disediakan.
"Sebelum menjalankan tes juga akan dipantau kesehatannya oleh tim dokter," terangnya seperti dilansir dari Kompas.
Pemkot Tangerang rencananya menjadwalkan ujiab ulang tanggal 12 Oktober mendatang sambil menunggu mereka sembuh. "Semoga saat itu semua sudah sembuh," kata Rossa.
Selain yang terkonfirmasi COVID-19, ditemukan juga satu peserta yang memiliki suhu di atas 37,5 derajat celsius. Namun karena hasil rapid test non-reaktif, dia tetap diikutkan ujian pada Senin (5/10/2020) kemarin.
"Hanya saja tesnya di ruang terpisah dari peserta lain. Untuk memggantisipasi," tuturnya.
SKB CPNS Kota Tangerang diselenggarakan selama 4 hari mulai dari 5-8 Oktober 2020. Peserta dalam SKB berjumlah 956 orang dengan peserta asal Kota Tangerang berjumlah 859 orang, dan luar Kota Tangerang 100 orang.
Peserta tes itu akan memperebutkan 355 posisi di lingkungan Pemerintahan Kota Tangerang.(RAZ/HRU)
TODAY TAGKementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews