Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh
Selasa, 22 September 2026 | 14:16
Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.
TANGERANGNEWS.com-Wisata-wisata di Kota Tangerang ternyata masih belum popular. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan para akademisi dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang.
Dalam riset yang dilakukan selama Agustus-Oktober 2020 itu, masyarakat kerap mendapat sumber informasi seputar destinasi wisata di Kota Tangerang dari media online dengan presentase 76,0 persen.
“Disusul mulut ke mulut 64,0 persen dan web pemerintah hanya 44,0 persen,” ujar Akademisi UNIS Tangerang Ade Irfan dalam diskusi pandemi dan pariwisata Kota Tangerang, Minggu (29/11/2020).
Dia merinci hanya Kampung Bekelir yang sangat populer dengan jumlah presentase 82,2 persen pada sektor wisata kampung tematik.
“Kampung-kampung tematik lainnya masih kurang populer dengan rata-rata masih di bawah 60 persen,” ujarnya,

Adapun sektor wisata belanja popularitasnya hanya Pasar Lama dengan presentase 94,0 persen. “Sedangkan wisata religi hanya Masjid Al-Azhom yang populer,” kata Ade.
Jika merujuk dengan hasil riset tersebut, masih banyak pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kota Tangerang maupun Genpi Kota Tangerang dalam mempromosikan wisata, agar memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Terlebih, wisata lokal seperti Kota Tangerang memiliki banyak potensi. Karena di momen pandemi COVID-19 ini publik lebih memilih berkunjungnya ke wisata lokal. “Jadi bagaimana wisata mau dikunjungi kalau popularitasnya rendah,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Ubaidillah Ansar mengaku terkait promosi wisata memang sampai saat ini masih menjadi kendala pihaknya. “Sampai saat ini kita kurang promosinya,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Ubed ini menambahkan Dibudpar sedang mengupayakan bekerjasama dengan penyedia tour and travel untuk turut serta melakukan promosi wisata.
“Ke depan juga kami akan kembangkan lagi kampung tematik sesuai pikiran Wali Kota dengan tujuan tematik ini bisa layak dikunjungi,” pungkasnya. (RAZ/RAC)
Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews