Connect With Us

COVID-19 Jadi Alasan Apartemen di Tangerang Ini Tak Mampu Ganti Rugi Investasi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 2 Desember 2020 | 16:05

Perempuan berinisial MS, 38, didampingi kuasa hukumnya, Hunus Kholis, saat memberikan keterangan setelah mengikuti sidang gugatan dugaan wanprestasi di kawasan Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (2/12/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Sidang gugatan perdata perempuan berinisial MS, 38, terhadap PT Amazana Kencana masih berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Rabu (2/12/2020). 

Seperti diketahui, MS menggugat pengembang Apartemen Amazana Serpong Residence itu dengan nomor perkara : 945/Pdt.G/2020/PN.Tgn, karena dirinya mengalami kerugian ratusan juta rupiah setelah berinvestasi.

Dalam sidang lanjutan dengan agenda jawaban atas gugatan tersebut, pihak Amazana Serpong Residence beralasan pandemi COVID-19 menjadi pemicu tidak bisa membayarkan uang ganti investasi. 

"Dalam sidang tadi, jadi mereka (tergugat) dalilnya bahwa tidak bisa membayar uang ganti investasi karena kondisi pandemi COVID-19," ujar Hunus Kholis, kuasa hukum MS saat ditemui di kawasan PN Tangerang. 

Dalam kasus ini, MS telah memberikan uang Rp394 juta untuk membeli seunit apartemen Amazana Serpong Residence. 

Dia tertarik membeli apartemen yang terletak di kawasan Tangerang ini karena dijanjikan diberikan keuntungan 26,5 persen. 

Namun, uang investasi itu tidak dikembalikan padahal sudah jatuh tempo. 

Hunus mengaku kecewa dengan tanggapan pihak apartemen ini. Dia menganggap jawaban ini tidak realistis. 

"Seharusnya pandemi COVID-19 tidak bisa menjadi alasan. Karena perjanjian uang ganti investasinya memiliki tenggat waktu 24 bulan. Dan jatuh temponya bulan April 2020 atau awal pandemi COVID-19. Jadi, alasan seperti itu kita anggap mengada-ngada," jelasnya. 

Senada dengannya, MS mengungkapkan tidak percaya dengan alasan Amazana Serpong Residence. Sebab, semua orang termasuk dirinya juga terdampak pandemi COVID-19. 

Terlebih, pembangunan apartemen Amazana tetap berjalan. Sehingga, tidak mungkin jika Amazana tidak bisa mengganti uangnya. 

MS menambahkan dirinya sangat membutuhkan uang investasi ini. Terlebih, MS merupakan ibu rumah tangga dan pegawai swasta yang juga memiliki kebutuhan. 

"Mereka pasti punya uang itu. Jadi, mereka jahat kalau seperti ini," ungkapnya. 

Sementara itu, kuasa hukum Amazana Residence Serpong Lasma Batubara belum memberikan respon saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal persoalan ini. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill