Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025
Senin, 12 Januari 2026 | 09:37
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com—Dua pria terlibat duel akibat permasalahan perempuan hingga salah satunya tewas di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Insiden yang terjadi pada Jumat (4/12/2020) malam tersebut berawal saat keduanya, Rasid dan Pace cekcok mulut.
Diketahui, Rasid, warga Kronjo, Kabupaten Tangerang merupakan saudara dari kekasih Pace.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim membenarkan adanya insiden berdarah tersebut.
"Iya. Terjadi tadi malam dan pelaku sudah berhasil kami amankan," ujarnya, Sabtu (5/12/2020).
Insiden berdarah ini dilatarbelakangi masalah perempuan. Korban, kata dia, saat itu menanyakan pertanggung jawaban pelaku terhadap saudara wanitanya.
"Korban menanyakan pertanggungjawaban pelaku karena wanita tersebut masih ada hubungan saudara dari korban," ungkapnya.
Pelaku merasa didesak dan terancam karena pertanyaan pertanggung jawaban tersebut. Lalu, keduanya duel atau saling pukul di dalam kamar. Hingga akhirnya, korban tewas akibat luka tusuk.
"Menurut pengakuan, pelaku melakukan penusukan terhadap korban sebanyak empat kali," jelasnya.
Warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi dan melihat kejadian ini langsung melapor ke Mapolsek Benda.

"Setelah mendapat laporan tim langsung bergegas ke lokasi dan mengamankan pelaku. Kami masih mendalami motif kasus ini," pungkasnya.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews