Connect With Us

Ini Identitas Pria Tewas Bersimbah Darah di Bayur Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 20 November 2020 | 11:48

Tampak seorang pria tewas terkapar dan bersimbah darah di Jalan Kampung Bayur, Periuk, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Pihak Kepolisian berhasil mengidentifikasi seorang pria yang tewas terkapar dan bersimbah darah di Jalan Kampung Bayur, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020) malam. 

 

Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring mengatakan pria yang meninggal terkapar sekitar pukul 21.00 WIB tersebut bernama Kit Fo. 

 

Korban yang berusia 42 tahun ini berasal dari Kampung Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. 

 

"Korban meninggal ditemukan dalam kondisi terlentang tergeletak di tengah jalan menggunakan kaos hitam dengan luka kepala bagian belakang berdarah," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Jumat (20/11/2020). 

Menurutnya, korban tewas pertama kali ditemukan oleh para saksi yang tengah melintas di jalan raya tersebut. 

 

Kondisi korban berpakaian lengkap, yakni mengenakan kaos hitam, celana jeans dan membawa tas berwarna cokelat.

Lalu saat olah TKP lebih lanjut, ternyata di kepala bagian belakang korban ditemukan luka yang menyebabkan korban kehabisan banyak darah. 

 

"Malam itu juga jasad korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang," ungkapnya. 

 

Ketika ditanya apakah pria nahas ini merupakan korban pembegalan, Kapolsek mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban tersebut.

 

Diduga korban dipukul dengan palu yang menyebabkan kepalanya bocor dan mengeluarkan banyak darah. "Masih kami lidik" pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Kamis, 23 April 2026 | 22:00

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyoroti polemik kebijakan alih fungsi lahan sawah dan pertanian khususnya di kawasan Kecamatan Teluknaga yang disinyalir melanggar regulasi Pemerintah Pusat.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill