Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com—Pihak Kepolisian berhasil mengidentifikasi seorang pria yang tewas terkapar dan bersimbah darah di Jalan Kampung Bayur, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020) malam.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring mengatakan pria yang meninggal terkapar sekitar pukul 21.00 WIB tersebut bernama Kit Fo.
Korban yang berusia 42 tahun ini berasal dari Kampung Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
"Korban meninggal ditemukan dalam kondisi terlentang tergeletak di tengah jalan menggunakan kaos hitam dengan luka kepala bagian belakang berdarah," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Jumat (20/11/2020).
Menurutnya, korban tewas pertama kali ditemukan oleh para saksi yang tengah melintas di jalan raya tersebut.
Kondisi korban berpakaian lengkap, yakni mengenakan kaos hitam, celana jeans dan membawa tas berwarna cokelat.
Lalu saat olah TKP lebih lanjut, ternyata di kepala bagian belakang korban ditemukan luka yang menyebabkan korban kehabisan banyak darah.
"Malam itu juga jasad korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Ketika ditanya apakah pria nahas ini merupakan korban pembegalan, Kapolsek mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban tersebut.
Diduga korban dipukul dengan palu yang menyebabkan kepalanya bocor dan mengeluarkan banyak darah. "Masih kami lidik" pungkasnya.
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TODAY TAGKepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews