Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com—Pihak Kepolisian berhasil mengidentifikasi seorang pria yang tewas terkapar dan bersimbah darah di Jalan Kampung Bayur, Periuk, Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020) malam.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring mengatakan pria yang meninggal terkapar sekitar pukul 21.00 WIB tersebut bernama Kit Fo.
Korban yang berusia 42 tahun ini berasal dari Kampung Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
"Korban meninggal ditemukan dalam kondisi terlentang tergeletak di tengah jalan menggunakan kaos hitam dengan luka kepala bagian belakang berdarah," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Jumat (20/11/2020).
Menurutnya, korban tewas pertama kali ditemukan oleh para saksi yang tengah melintas di jalan raya tersebut.
Kondisi korban berpakaian lengkap, yakni mengenakan kaos hitam, celana jeans dan membawa tas berwarna cokelat.
Lalu saat olah TKP lebih lanjut, ternyata di kepala bagian belakang korban ditemukan luka yang menyebabkan korban kehabisan banyak darah.
"Malam itu juga jasad korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Ketika ditanya apakah pria nahas ini merupakan korban pembegalan, Kapolsek mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban tersebut.
Diduga korban dipukul dengan palu yang menyebabkan kepalanya bocor dan mengeluarkan banyak darah. "Masih kami lidik" pungkasnya.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGBulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews