Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove
Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pedagang daging sapi potong di Pasar Tradisional Ciledug, Kota Tangerang akan melakukan aksi mogok berdagang selama tiga hari, terhitung mulai tanggal 20 hingga 23 Januari 2021.
Aksi tersebut menyusul kenaikan harga daging sapi yang dinilai tidak wajar dan telah terjadi sejak dua bulan terakhir.
Di Pasar Tradisional Ciledug, pedagang sapi potong terlihat membagikan surat edaran terkait rencana aksi mogok berjualan selama tiga hari, kepada seluruh pedagang, Selasa (19/1/2021).
Hari ini pedagang tidak lagi menerima pasokan, melainkan menjual daging sisa kemarin yang belum terjual.
Kenaikan harga daging sapi terjadi mulai dari tingkat rumah jagal karena pasokan sapi potong menurun. Hal itu mengakibatkan pedagang kesulitan menjualnya kepada konsumen dikarenakan jika tidak dapat lagi menaikkan harga jual.
Baca Juga :
Kondisi tersebut membuat pedagang harus menanggung kerugian, terlebih daya beli masyarakat masih menurun di tengah pandemi COVID-19.
Saat ini, harga jual di tingkat rumah jagal mengalami kenaikan sebesar Rp 13 ribu per kilogram atau dari Rp 83 ribu menjadi Rp 96 ribu perkilogram. Dengan demikian untuk satu ekor sapi mengalami kenaikan sebesar Rp5 juta.
Sedangkan harga jual daging sapi di tingkat eceran mencapai Rp125 ribu hingga Rp130 ribu perkilogram dari normalnya Rp 100 ribu hingga Rp110 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga ini dinilai tidak wajar. (RAZ/RAC)
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) semakin agresif dalam menekan angka stunting, dengan memperkuat kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kader kesehatan, hingga layanan kesehatan berbasis masyarakat
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews