Connect With Us

Begini Kalau Napi Perempuan Tangerang Jadi Penata Rias Artis

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 2 Februari 2021 | 18:48

Kegiatan pelatihan tata rias kepada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang dibekali ilmu tata rias pengantin ataupun artis. 

Pelatihan yang digelar pihak Lapas ini menggandeng LCQ Make up Course yang dipimpin Nurul Haiziah, Selasa (2/2/2021). 

Kalapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Esti Wahyuningsih mengatakan, pelatihan itu merupakan kelanjutan dari program kerja tahun 2020 yang sempat tertunda untuk meluluskan calon make up artist (MUA) dari kalangan narapidana. 

Sebanyak 20 peserta pelatihan mendapat ilmu tata rias dengan berbagai level kesulitan. 

Mulai dari teori pengenalan tata rias, make-up dasar, make up acara, make-up acara formal, make up fantasi, sampai make up pengantin. 

"Semua peserta mendapat sertifikat, jadi bisa digunakan untuk berwirausaha sebagai MUA jika mereka sudah bebas," ujarnya. 

Setiap tahun Lapas Perempuan Tangerang meluluskan peserta pelatihan dengan rentang usia 20 hingga 40 tahun. 

Esti mengatakan, pihaknya juga tekah mendatangkan mantan warga binaan yang telah sukses berkarier sebagai MUA pada kesempatan kali ini agar peserta termovitasi. 

"Saya berharap mereka bisa sukses seperti mantan warga binaan kami sebelumnya. Kalau pun ada angkatan lama yang ikut pelatihan hari ini, sifatnya mereka hanya mengasah keterampilan saja," katanya. 

Eks narapidana Lapas Perempuan Tangerang, Nanda mengakui telah mendapat pelanggan di daerah Jabodetabek sebagai MUA. 

Pelatihan tata rias maupun kegiatan lain yang diikutinya selama di lapas dirasakan sangat membantunya untuk bertahan hidup dengan berwirausaha. 

Kegiatan pelatihan tata rias kepada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang.

"Saya ingin sekali teman-teman yang sekarang ada di pelatihan ini lebih baik dari saya. Kita sudah seperti keluarga, jadi saling mengingatkan kalau segala skill yang kita dapatkan selama di lapas akan membantu kita bertahan hidup," ujar Nanda. 

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Tangerang Indri Yudhit mempertegas, setiap kegiatan yang melibatkan warga binaan dalam jumlah banyak telah melalui protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang ketat. 

Bahkan setiap narapidana melalui tes PCR Swab serta Swab antigen secara berkala. 

"Peserta ini seharusnya menjadi angkatan April 2020, tapi karena pandemi, harus tertunda beberapa kali," katanya.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill