Connect With Us

Artis Cantik dengan Kasus Pembunuhan Akhirnya Bebas dari Lapas Tangerang 

Redaksi | Kamis, 24 September 2020 | 10:19

Lidya Pratiwi. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Artis muda dan cantik bernama Lidya Pratiwi sudah 14 tahun menjadi tahanan. Kini Lidya Pratiwi sudah resmi bebas dari Lapas Kelas IIA Wanita Tangerang.

Lidya kini pun memutuskan untuk berganti nama menjadi Maria Eleanor dan akhirnya muncul ke publik.

Setelah bertahun-tahun sembunyi, ia pun kini akhirnya mau buka suara setelah bebas dari  penjara atas kasus pembunuhan.

Peristiwa pembunuhan terhadap Naek Gonggom Hutagalung yang juga kekasihnya Lidya itu terjadi pada tahun 2006 silam di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara. 

Kasus sadis itu melibatkan paman dan ibu Lidya, Tony Yusuf dan Vince Yusuf serta satpam yang bernama Ade Sukardi.

Dalam tayangan itu, Lidya Pratiwi mengaku tak pernah menyangka dirinya bisa dikenali media setelah bertahun-tahun menghilang.

Ia bahkan sama sekali bahkan tidak menyangka bisa hidup sampai 3 tahun.   "Kaget banget, karena aku nggak nyangka media setelah sekian belas tahun masih mau mencari kabar aku," ujar Lidya Pratiwi.

Lidya juga mengaku saat berada dipenjara ia sempat berpikir bahwa hidupnya telah berakhir.

"Aku pikir saat itu aku enggak mungkin bisa duduk sekarang. Aku pikir hari ini enggak akan ada, selesai aja gitu semuanya di sana (di penjara)," kata Lidya sembari menahan tangis.

Lidya sebenarnya sudah bebas bersyarat sejak 2013, namun Lidya Pratiwi rupanya tidak benar-benar merasa bebas. Ia mengaku tidak berani bertemu orang banyak.

Ia bahkan membutuhkan waktu selama 7 tahun untuk benar-benar berani keluar dan bertemu khalayak umum serta kembali menjalani hidup seperti orang normal.

"Pada saat di luar itu ya serba takut ketemu orang. Karena semua orang tahu, udah bukan rahasia umum lagi. Apa yang menimpa aku dan siapa penyebabnya," kata Lidya Pratiwi.

Wanita yang pernah bermain dalam sinetron Untung Ada Jinny ini mengungkapkan kekecewaannya pada keluarga.

Ia mengatakan hidupnya telah hancur karena keluarganya sendiri. Padahal seharusnya mereka menjadi orang pertama yang melindunginya. Namun, ia justru merasakan sebaliknya.

Ia mengatakan hidupnya telah hancur karena keluarganya sendiri. Padahal seharusnya mereka menjadi orang pertama yang melindunginya. Namun, ia justru merasakan sebaliknya.

"Keluarga adalah lingkungan pertama, garda terdepan Aku. Tapi aku jatuh karena mereka," kata Lidya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

BANTEN
Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 19:28

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah melakukan rekonstruksi pada ruas Jalan Teluknaga–Dadap, Kabupaten Tangerang yang kondisiya rusak parah hingga kerap dikeluhkan masyarakat.

KOTA TANGERANG
Info Loker Kota Tangerang Pekan Ini, Ada Kawan Lama hingga Lion Group

Info Loker Kota Tangerang Pekan Ini, Ada Kawan Lama hingga Lion Group

Selasa, 14 Juli 2026 | 10:19

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang kembali membagikan informasi lowongan kerja terbaru yang dapat dimanfaatkan para pencari kerja.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill