Connect With Us

Anak Dibunuh Ibunya Terjadi di Kota Tangerang, ini Respons Pemkot

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 16 September 2020 | 19:41

Gedung Puspem Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Seorang ibu berinisial LH, 26, menganiaya anaknya sendiri hingga tewas karena persoalan belajar online di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. 

Pemerintah Kota Tangerang pun angkat bicara terkait insiden tersebut.

Kabid Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Tangerang Irna Rudiana mengatakan, pihaknya berupaya untuk mengantisipasi insiden mengenaskan tersebut tidak  terulang lagi.

Pencegahan penganiayaan anak, kata dia, dilakukan dengan meningkatkan pengawasan. 

Baca Juga : 

"Makanya kami dorong lurah untuk program perlindungan anak berbasis terpadu masyarakat," ujarnya, Rabu (16/9/2020). 

Program perlindungan anak berbasis masyarakat merupakan pelibatan masyarakat dalam mengamati kondisi anak di lingkungan sekitar. 

Menurut Irna, insiden penganiayaan anak pertama kali diketahui oleh orang yang berada di sekitar kejadian.

Sehingga, melalui program ini masyarakat dapat melapor untuk melakukan tindakan lebih lanjut agar dapat mencegah maupun menghindari tindakan kekerasan bagi anak. 

"Kami akan mendorong wilayah juga untuk mengamati kondisi di wilayah supaya kalau ada sesuatu bisa segera terinformasikan," katanya.(RMI/HRU)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill