Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANGNEWS.com–Seorang ibu berinisial LH, 26, menganiaya anaknya sendiri hingga tewas karena persoalan belajar online di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang pun angkat bicara terkait insiden tersebut.
Kabid Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Tangerang Irna Rudiana mengatakan, pihaknya berupaya untuk mengantisipasi insiden mengenaskan tersebut tidak terulang lagi.
Pencegahan penganiayaan anak, kata dia, dilakukan dengan meningkatkan pengawasan.
Baca Juga :
"Makanya kami dorong lurah untuk program perlindungan anak berbasis terpadu masyarakat," ujarnya, Rabu (16/9/2020).
Program perlindungan anak berbasis masyarakat merupakan pelibatan masyarakat dalam mengamati kondisi anak di lingkungan sekitar.
Menurut Irna, insiden penganiayaan anak pertama kali diketahui oleh orang yang berada di sekitar kejadian.
Sehingga, melalui program ini masyarakat dapat melapor untuk melakukan tindakan lebih lanjut agar dapat mencegah maupun menghindari tindakan kekerasan bagi anak.
"Kami akan mendorong wilayah juga untuk mengamati kondisi di wilayah supaya kalau ada sesuatu bisa segera terinformasikan," katanya.(RMI/HRU)
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews