Connect With Us

Sempat Terhenti Akibat Pandemi, Program Bedah Rumah di Kota Tangerang Mulai Kembali

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 Februari 2021 | 16:08

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakilnya Sachrudin beserta warga setempat berada di lokasi dalam program bedah rumah yang sebelumnya sempat terhenti lantaran pandemi COVID-19, Kota Tangerang, Kamis (11/2/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang kembali memulai program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat pra sejahtera Kota Tangerang sebagai bagian dari peringatan HUT ke-28 Kota Tangerang. 

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakilnya Sachrudin secara simbolis memulai kembali program bedah rumah yang sebelumnya sempat terhenti lantaran pandemi COVID-19. 

"Di tahun 2021 ini direncanakan sebanyak 250 rumah akan menerima program bedah rumah," ujar Arief usai peletakan batu pertama secara simbolis di Jalan KH. Maulana Hasanudin RT 1/9, Batuceper, Kamis (11/2/2021). 

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakilnya Sachrudin berada di lokasi dalam program bedah rumah yang sebelumnya sempat terhenti lantaran pandemi COVID-19, Kota Tangerang, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga :

Arief mengatakan sejak pertama kali dimulai pada tahun 2014, Pemkot Tangerang telah melaksanakan bedah rumah kepada sebanyak 6.682 rumah tidak layak milik warga Kota Tangerang. 

"Kita akan lakukan verifikasi data di wilayah," jelasnya. 

Untuk itu, Pemkot Tangerang akan melakukan pemetaan kembali di masyarakat untuk mendapatkan angka riil mengenai jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Kota Tangerang agar masyarakat bisa hidup lebih sehat dan baik dengan tempat tinggal yang lebih layak. 

"Pemkot akan upayakan semaksimal mungkin untuk bantu agar masyarakat Kota Tangerang bisa hidup lebih baik," pungkasnya. (RED/RAC)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar sindikat pencurian spesialis barang ekspor di area kargo Bandara Soetta.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill