Muncul Surat Edaran Perubahan Transaksi Bank BRI ke Bank Lain dari Rp6.500 Jadi Rp150 Ribu Per Bulan, Ini Faktanya
Kamis, 16 April 2026 | 19:02
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang kembali memulai program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat pra sejahtera Kota Tangerang sebagai bagian dari peringatan HUT ke-28 Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakilnya Sachrudin secara simbolis memulai kembali program bedah rumah yang sebelumnya sempat terhenti lantaran pandemi COVID-19.
"Di tahun 2021 ini direncanakan sebanyak 250 rumah akan menerima program bedah rumah," ujar Arief usai peletakan batu pertama secara simbolis di Jalan KH. Maulana Hasanudin RT 1/9, Batuceper, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga :
Arief mengatakan sejak pertama kali dimulai pada tahun 2014, Pemkot Tangerang telah melaksanakan bedah rumah kepada sebanyak 6.682 rumah tidak layak milik warga Kota Tangerang.
"Kita akan lakukan verifikasi data di wilayah," jelasnya.
Untuk itu, Pemkot Tangerang akan melakukan pemetaan kembali di masyarakat untuk mendapatkan angka riil mengenai jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Kota Tangerang agar masyarakat bisa hidup lebih sehat dan baik dengan tempat tinggal yang lebih layak.
"Pemkot akan upayakan semaksimal mungkin untuk bantu agar masyarakat Kota Tangerang bisa hidup lebih baik," pungkasnya. (RED/RAC)
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kebakaran di kawasan Asrama Polisi di Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, pada Kamis sore 16 April 2026, menghanguskan sedikitnya 20 rumah warga di wilayah RT 03/05.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews