Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam kurun 2014 hingga 2019 memperbaiki 6.678 rumah tak layak huni menjadi layak huni melalui program Tangerang Berbenah.
Hal itu diungkapkan Kasie Pembangunan Perumahan dan Permukiman (P3) Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Tangerang Sandi Sulaeman.
Ia mengatakan, dalam program Tangerang Berbenah ini Pemkot pun menargetkan 750 rumah warga lainnya direnovasi sepanjang 2020 mendatang.
“Sesuai target Pemkot Tangerang hingga kepemimpinan wali kota selesai yakni 9.748 rumah,” ungkapnya, Senin (30/12/2019).
Ia merinci selama tahun 2016 sebanyak 1.451 rumah telah dibedah. Dilanjut tahun 2017 dengan jumlah pembedahan 2.314 rumah. Tahun 2018 berjumlah 1.323 rumah. Dan tahun 2019 hanya 500 rumah.
“Di 2019 bedah rumah didominasi di wilayah Kecamatan Karawaci sebanyak 73 unit rumah, sesuai dengan pemetaan di lapangan,” katanya.
Selain bedah rumah, kata dia, Pemkot Tangerang juga membangun jamban sehat untuk masyarakat. Dalam kurun waktu empat tahun telah berhasil membangun 4.523 jamban sehat yang berada di sejumlah wilayah.
Pembangunan tersebut dalam upaya meningkatkan dan menjaga kualitas pola hidup bersih masyarakat. “Pada tahun ini kami membangun 520 jamban keluarga yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGDinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews